Diposting oleh : AMS     Tanggal : 16 Agustus 2017 14:56     Dibaca: 306 Pembaca

Ikut Semua Proses Penjaringan, Nama Akbar Tidak Sedikitpun Disebut dalam Pengumuman Hanura. Ada apa?

Abu Nawar Basyeban sekalu kuasa cawako Akbar Alfaro saat meminta klarifikasi di DPC Partai Hanura, Rabu (16/8).

Palembang, DetikSumsel- Ada yang aneh saat membaca pengumuman partai Hanura kota Palembang terkait rekomendasi calon kepala daerah di beberapa media. Dimana, nama Akbar Alfaro tidak disebut dalam pengumuman. Padahal calon walikota termuda itu mengikuti semua tahapan seleksi Partai.

"Kami tidak mempermasalhkan hasil keputusan rekomendasi partai. Tapi nama Akbar tidak disinggung sedikitpun, padahal ia ikuti semua tahapan, sedangkan calon lain dan yang tidak ikut seleksipun disebut, ada apa ini," kata Abu Nawar Basyeban sekalu kuasa cawako Akbar Alfaro saat meminta klarifikasi di DPC Partai Hanura, Rabu (16/8).

Ia menjelaskan, Akbar telah mengikiti proses pendaftaran, pengambilan dan pengembalian formulir, kemudian menyampaikan paparan visi-misi secara utuh. Tapi kenapa saat pengumuman disentuh saja tidak. 

"Kalau tidak direkomendasikan tidak masalah, tapi tidak disebutkan itu. Itulah kami klarifikasi, saya amati yang lain ada. Sekali lagi ada apa ini, apa karena calon kami ini muda sehingga tidak dianggap? Ini seperti dizolimi," sesalnya. 

Sementara itu, sekretaris DPC Hanura kota Palembang, Repi Alrahman menerangkan, saat pengumuman pihaknya hanya memberi tahu lima nama yanh kemudian direkomendasikan. Yakni, Mularis, Yudha Mahyudin dan Lury Elza Alex sebagai Cawako dan Yudha Rinaldi, M Hidayat sebagai Cawako. Kemudian menyebutkan tiga nama yang tidak mengikiti tahapan, yakni Abdul Rozak (tidak mengembalikan formulir), Harnojoyo-Fitrianti Agustinda (tidak paparan visi dan misi). "Itu saja yang kami sebutkan, yang lainnya ikuti semua proses dan keputusan partai merekomendasikan lima nama tersebut," ungkapnya. 

Ia pun mengklarifikasi berita simpang siur dengan menegaskan, bahwa cawako Akbar Alfaro Sudah mengikuti agenda besar, dengan mengambil dan mengembalikan fornulir, secara tahapan mengikuti semuanya. 

"Saya apresiasi langkah klarifikasi ini, apalagi yang ditanyakan bukan keputusan partai tapi kenapa tidak disebut sebagaimana pemberitaan. Sekali lagi kita hanya mengumumkan lima nama yang direkomendasi dan tiga yang tidak mengikiti tahapan. Dan bukan menerangkan kenapa yang mengikuti tahapan tidak direkomendasi," pungkasnya. (Dul)

  • Google+
  • Whatsapp

0 Comments

Leave a Comment

*) Harus diisi

Refleksi