Diposting oleh : Maya     Tanggal : 10 Oktober 2017 14:16     Dibaca: 104 Pembaca

Indent Mitsubishi XPander Capai 300 Unit

Konsumen saat menerima produk Mitsubisi XPander

Palembang, Detik Sumsel - Sejak dilaunching beberapa bulan yang lalu, minat konsumen untuk memiliki Mitsubishi XPander, yang digadang-gadang memiliki keunggulan diinterior dan mewah ini, semakin meningkat.

Ini terlihat dari jumlah indent peminat kendaraan ini, yang sudah mencapai angka 300 unit lebih.

Branch Manager PT BMM SU I Palembang, Alex Mardhinus Fadhil mengatakan, pihaknya mengupayakan produk yang baru saja diperkenalkan beberapa bulan silam tersebut bisa sampai ke tangan pemesan sebelum akhir tahun, khusus untuk pemesanan kendaraan sejak akhir September lalu.

"Kita terus mengupayakan yang indent hingga akhir September, bisa dapat produknya sebelum akhir tahun. Saat ini kita terus berkoordinasi dengan beberapa pihak mengenai stoknya kendaraan," jelas Alex, Selasa (10/10/2017).

Dari total yang indent, sudah ada beberapa unit yang didistribusikan. Ini dilakukan pada bulan lalu sehingga Xpander sudah bisa terlihat melintas di jalanan Palembang.

Jumlah indent untuk wilayah Sumsel, dikatakan Alex, sudah mulai banyak sejak XPander belum diperkenalkan di GIIAS beberapa bulan silam. Angka terus bertambah, terutama saat Multi Vehicle Purpose (MVP) ini mulai diperkenalkan di Palembang.

Sama seperti sejumlah kota lain, XPander sukses membuat pecinta otomotif penasaran hingga memutuskan untuk memesan.

Untuk inden XPander sendiri, sampai saat ini masih dibuka, tapi yang pasti, salah satu dealee resmi Mitsubishi ini memprioritaskan masyarakat yang sudah indent jauh-jauh hari. Bagi konsumen yang ingin memiliki produk ini, cukup membayar booking Rp 5 juta serta memperlihatkan identitas diri, konsumen sudah masuk dalam daftar indent.

Disinggung tentang kemungkinan mendapat produk lebih cepat andai membayar booking fee lebih besar, Alex mengatakan, tidak ada aturan seperti itu. Meski yang indent ingin membayar lebih besar, pendistribusian produk tetap memprioritaskan mereka yang sudah terlebih dulu indent.

"Jika stok yang diinginkan mereka yang indent lebih dulu sudah tersedia, maka kita prioritaskan. Urutan yang indent sudah masuk di data kita dan produk akan diserahkan sesuai data tersebut, bukan soal besar booking fee," katanya. (May)

  • Google+
  • Whatsapp

0 Comments

Leave a Comment

*) Harus diisi

Refleksi