Banyuasin Siap Sukseskan Asian Games Tahun 2018
Pasang Iklan di DetikSumsel.com
Diposting oleh : Maya     Tanggal : 21 April 2018 16:13     Dibaca: 175 Pembaca

Ingin Kenalkan Kain Palembang Hingga Tingkat Internasional

Hj Ratu Anita Soviah (istimewa)

Palembang, Detik Sumsel - Sebagai seorang desainer, tentu saja kreatifitas sangat dibutuhkan untuk menghasilkan karya seni yang unik dan berkualitas untuk dapat bersaing. 

Begitu juga dengan desainer asal Kota Palembang, Hj Ratu Anita Soviah, terkenal sebagai desainer yang mengedepankan karya-karya berbahan baku etnik. Ia terus melakukan inovasi, salah satunya dengan menghadirkan bahan baku kain pelangi dengan mengunakan pewarna alam dari kulit jengkol.

Lewat pewarna kulit jengkol, kain jumputan khas Palembang, mampu bersaing di tingkat internasional dalam ajang London Fashion Show pada 16 Februari lalu, bersama dengan empat desainer dari beberapa daerah, yang diundang langsung oleh KBRI London, untuk ikut serta dalam pameran baju dan fashion show.

Lewat Lentera Butik, wanita yang sehari- harinya disibukkan  dengan berbagai aktifitas ini, mulai mengurus keluarga, mendampingi suami untuk beberapa kegiatan, Hj Ratu Anita Soviah, juga seorang Ratu dari Kesultanan Palembang Darussalam.

Sebagai seorang perancang busana, Ratu Anita, ingin terus berupaya bagaimana untuk mengembangkan agar kain khas Palembang bisa dikenal semua orang. Oleh karena itu sebagai istri Sultan, selama tiga tahun terkahir, ia fokus menggarap kain Palembang dalam setiap hasil karyanya.

Seperti dalam Minang Kabau Fashion Week, Jogja Fashion week, Malang, Kuala Lumpur Fashion Week, dan beberapa kegiatan pameran dan fashion show, Malaysia, Kelantan, Brunei Darussalam, Singapura dan London Fashion Week, kain khas Palembang, selalu jadi bahan baku pakaian yang ia tawarkan.

Terkenal sebagai desainer yang lebih mengangkat tema etnik ini, sehari-hari juga disibukkan dengan berbagai kegiatan lain. Mulai dari aktif di komunitas desain etnik Indonesia, komunitas desainer Indonesia Model dan juga menjabat sebagai Ketua UMK Asik Krada, khusus kerajinan sandang Kota Palembang.

Ia menambahkan, sebagai seorang wanita kita harus berterima kasih kepada RA Kartini, yang bisa membuat perempuan sejajar dalam banyak hal dengan kaum lelaki. Namun, wanita tetaplah seorang wanita. Kodrat wanita harus tetap dipertahankan setinggi apapun jabatan di luar, dalam keluarga ia harus tetap menjadi sosok yang dilindungi.
 
"Seperti Kartini wanita harus cantik, cantik perilaku, budi bahasa, cantik hati dan cantik dalam bertutur kata yang perlu dipertahankan, apapun profesi kita," katanya.

Sebagai seorang ketua dari UMK, ia ingin mengadakan pertemuan silaturahmi dengan UKM dan IKM, untuk mengetahui apa kendala yang mereka hadapi saat ini.

"Saya dan beberapa nama pengerajin dan desainer yang sudah ada, tapi bagaimana caranya agar mereka juga bisa tampil ke depan," ujarnya. (May)

H. Hendri Zainuddin, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan
  • Google+
  • Whatsapp

0 Comments

Tinggalkan Komentar

*) Harus diisi

Refleksi