Banyuasin Siap Sukseskan Asian Games Tahun 2018
Pasang Iklan di DetikSumsel.com
Diposting oleh : Darfian Mahar jaya     Tanggal : 27 Mei 2018 11:12     Dibaca: 120 Pembaca

Ini Cara Pemkab OKI Stabilkan Harga Beras di Pasaran

Istimewa

Kayuagung, Detik Sumsel -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ogan Komering Ilir (OKI) menempuh berbagai cara agar harga beras bisa terjangkau dan stabil di pasaran. Salah satunya dengan memanfaatkan jaringan Toko Tani Indonesia (TTI) yang memotong panjangnya rantai pasok dari petani ke konsumen akhir.

Kepala Dinas TPH OKI, Syarifudin, SP, M.Si menjelaskan toko tani bisa menjual beras dengan harga cukup murah lantaran membelinya langsung dari kelompok tani. Harga beras dengan kualitas medium dibanderol Rp8.000/kg.

"Untuk membantu masyarakat, kita buka toko tani. Beras medium yang dijual ke masyarakat harganya Rp8.000/kg. Kalau di Pasar Rp10.000/kg karena kita pangkas rantai distribusinya. Ini murni beras dari petani OKI,” terang Syarifudin, Minggu (27/5).

Dia mengilustrasikan, beras yang disuplai ke TTI di Kayuagung salah satunya berasal dari Gapoktan (gabungan kelompok tani) di Kecamatan Lempuing, Lempuing Jaya dan Air Sugihan.

"Gabungan kelompok tani disini kuasai ratusan hektar dengan jumlah kelompok tani puluhan. Pasca digiling, langsung didistribusikan ke konsumen lewat TTI," ujar Syarifuddin.

Selain relatif lebih murah, keberadaan TTI juga berada di lingkungan dekat masyarakat sehingga sangat mudah dijangkau.

“Di Kayuagung kita buka di tiga titik yakni di Halaman Dinas Ketahanan Pangan, di Kelurahan Sukadana, termasuk di Kecamatan Pedamaran,” tuturnya.

Sementara itu, Kabid Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Dinas KTPH OKI, M Aidil menegaskan bahwa stok beras selama bulan Ramadan ini relatif aman. Menurut dia, ketersediaan beras di gudang, dan pasaran masih aman.

“Sudah kita pantau disejumlah gudang penyimpanan dan pasar, stok dan harganya stabil,” kata Aidil.

Bahkan, lanjut dia, di sentral-sentral produksi beras seperti Kecamatan Lempuing, Lempuing Jaya serta Kecamatan lainnya hingga saat ini masih ada yang panen. Untuk saat ini, toko tani hanya menyediakan beras. Nanti akan ada pasokan cabai lokal menginggat saat ini cabai masih dalam masa tanam.

“Untuk cabai mudah-mudahan di sentra-sentra cabai kita seperti di Pedu Jejawi dan Lempuing Jaya pada pertengahan puasa nanti sudah panen. Sementara ini masih dipasok dari pasar induk Jakabaring,” jelasnya.(Iyan)


  • Google+
  • Whatsapp

0 Comments

Tinggalkan Komentar

*) Harus diisi

Refleksi