Situs Berita Detik Sumsel
Sukseskan 48 Pilkades Serentak di Kabupaten Banyuasin menggunakan e-Voting
Diposting oleh : Wirangga     Tanggal : 31 Desember 2017 06:07     Dibaca: 268 Pembaca

Ini Enam Isu Strategis Tantangan Bagi Walikota Palembang Terpilih Nanti

Pemerhati Politik RCI, Fatkurohman, S.Sos

PALEMBANG, DetikSumsel - Menghadapi tahun politik tahun 2018 ada pekerjaan rumah yang  yang harus diselesaikan siapapun pemimpin Palembang terpilih nantinya terkait Kota Palembang. Paling tidak ada 6 isu StrategiS yang menjadi catatan di tahun 2017.

Keenam isu besar itu yakni persoalan banjir, persoalan macet,  persoalan jalan rusak, persoalan pendidikan mahal, persoalan sulit mendapatkan pekerjaan dan persoalan mahalnya harga sembako.

Menurut Pemerhati Politik RCI Fatkurohman, S. Sos, keenam persoalan besar tersebut tergambar dalam survei Juli 2017 lalu di Kota Palembang. "Persoalan banjir dikeluhkan 9,4 persen, persoalan macet dikeluhkan 18,4 persen, jalan rusak 13,7 persen,  sulit mendapatkan pekerjaan 11,3 persen,  mahalnya pendidikan 7,1 persen dan mahalnya harga sembako 17,6 persen, "terang mantan Aktivis BEM FISIP Unsri ini. 

Dari data tersebut mahalnya kebutuhan sembako menjadi isu yang paling tinggi disusul problem macet, jalan rusak, sulit mendapatkan pekerjaan,  banjir dan mahalnya sekolah. "Persoalan sembako sebetulnya bukanlah persoalan Palembang semata tapi persoalan nasional,  namun bagaimana langkah Kota Palembang atasi persoalan ini menjadi pekerjaan rumah berat pemimpin selanjutnya, "katanya. 

Menurut Fatkur,  mengatasi macet yang dinanti masyarakat kota yakni terobosan atau program jitu terutama bagaimana rekayasa lalin pasca dioperasionalkan LRT Palembang nanti. "Perlu ada langkah yang meyakinkan bagaimana angkutan publik bisa dimaksimalkan, "ujarnya. 

Hal yang sama dengan persaolan Jalan rusak sudah banyak dipublis diberbagai media. Terutama di wilayah pinggiran Kota seperti Gandus dan lainnnya. "Langkah dan strategi penanganan banjir di Palembang juga dinanti masyarakat kota mengingat ini menjadi isu tahunan," terangnya. 

Dibidang pendidikan walaupun sudah ada program sekolah gratis 12 tahun namun masih menjadi keluhan masyarakat. "Keluhan mahalnya pendidikan lebih pada persoalan isu pungutan-pungutan tak resmi terutama saat pendaftaran sekolah,"ujar Dewan Pakar RCI ini. 

Bagi anak muda persoalan yang banyak dikeluhkan yakni terkait sulitnya mendapatkan pekerjaan. "Inilah yang jadi tantangan jika tidak ada solusi bisa menambah daftar pengangguran dan kemiskinan di Kota Palembang," pungkasnya. (Wira/Lis)

  • Google+
  • Whatsapp

0 Comments

Leave a Comment

*) Harus diisi

Refleksi