Iklan Lucianty Pahri
Pasang Iklan di DetikSumsel.com
Diposting oleh : Efen Permata     Tanggal : 12 Maret 2018 18:07     Dibaca: 396 Pembaca

Ini Mekanisme Debat Publik KPU

Poster debat kandidat Cagub dan Cawagub Sumsel. (istimewa)

Palembang, Detik Sumsel - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sumsel, akan menggelar debat publik pertama pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel 2018 di ballroom Hotel Novotel Palembang, yang direncanakan akan digelar pada Rabu (14/03) mendatang. Debat akan disiarkan langsung TVRI Sumsel pukul 19.00-21.00 WIB.

Nantinya, dalam debat ini empat paslon akan menyampaikan visi dan misi untuk membangun Sumsel yang berdampak terhadap pembangunan nasional. Dengan dimoderatori presenter TVRI, Herdina Suherdi.

Komisioner KPU Sumsel, Ahmad Naafi mengatakan, debat publik pertama ini mengangkat persoalan reformasi birokrasi, penuntasan persoalan politik, ekonomi, dan infrastruktur.

"Intinya persoalan-persoalan aktual dan pengentasannya yang selaras dengan pembangunan nasional," kata Naafi kepada media melalui sambungan seluler, Senin (12/03).

Ia menuturkan para paslon pada segmen pertama dipimpin moderator tentang tata tertib debat dan akan diberikan waktu untuk memaparkan visi dan misinya kepada publik. Kemudian segmen kedua, moderator akan melempar pertanyaan kepada masing-masing paslon.

"Segmen kedua, para paslon secara bergantian menjawab pertanyaan yang dilontarkan oleh moderator," ungkap dia.

Dia menjelaskan segmen selanjutnya moderator menyiapkan sejumlah pilihan pertanyaan untuk para paslon. Nantinya para paslon akan memilih salah satu pertanyaan untuk dilemparkan kepada paslon lainnya.

Pertanyaan-pertanyaan yang disiapkan merupakan hasil rumusan dari sejumlah akademisi berbagai perguruan tinggi dan profesional baik di daerah maupun nasional. Dikatakannya, sesi pertanyaan disiapkan tetapi memilih dan diperuntukkan untuk siapa hingga closing statement.

Ia mengatakan ada sekitar 500 undangan yang hadir terdiri dari para tokoh, akademisi dan simpatisan paslon, mahasiswa, disabilitas, komunitas, tokoh pemuda, ormas, serta penyelenggara pemilu. (rel/Pen)

H. Hendri Zainuddin, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan
  • Google+
  • Whatsapp

0 Comments

Tinggalkan Komentar

*) Harus diisi

Refleksi