Banyuasin Siap Sukseskan Asian Games Tahun 2018
Pasang Iklan di DetikSumsel.com
Diposting oleh : Poetra     Tanggal : 12 Juli 2018 18:35     Dibaca: 155 Pembaca

Isi ATM Dicuri Kerabat Dekat, Vei Cabut Laporan Polisi

Vei usai Mencabut Laporan Polisi di Polresta Palembang

Palembang, Detik Sumsel,- Sri Pebriandi (35) yang beberapa minggu ini membuat laporan uang yang ada dalam ATM nya menghilang secara tiba-tiba sudah mendapatkan titik terang. 

Ia melaporkan kejadiannya ke Sentra Pelayanan Terpadu (SPKT) Polresta Palembang pada Senin, yang lalu (9/7). Dalam laporan tersebut, saat dirinya tengah menyaksikan pertandingan Piala Dunia antara Kroasia melawan Rusia. Saat jeda pertandingan dirinya mencoba membeli pulsa melalui mobile Banking BNI. Namun betapa kagetnya Pebri ketika mengetahui saldo rekeningnya tidak mencukupi. Padahal, sepengetahuan dirinya di dalam rekening tersebut ada uang total sebesar Rp 5 juta.

“Saya mau melakukan transaksi lewat mobil banking BNI. Saat itu sekitar jam 2 dini hari, saya kaget melihat saldo di dalam rekening tersisa hanya Rp 25 ribu. Padahal sebelumnya ada Rp 5 juta," jelasnya.

Di dalam kepanikan dirinya mencoba mengecek transaksi terakhir yang dilakukannya masih melalui mobile banking tersebut. Alangkah terkejutnya, melihat dua transaksi telah dilakukan pada pukul 2.00 WIB dan 3.00 dini hari. “Waktu saya cek terjadi penarikan tunai pada pukul 2 dan 3 dini hari. Padahal posisi ATM ada di dompet saya. Saya bingung kok bisa, saya sudah mencoba melapor ke pihak Bank BNI dan disarankan untuk melapor ke Polisi terlebih dahulu, Setelah diselidiki dan melihat rekaman CCTV ternyata yang mengambil uang di Atm adalah keluarga dekat saya." Jelas Vei sapaan akrab Sri.

Dari melihat rekaman CCTV itu ia mencoba untuk berbicara secara kekeluargaan, dan keluarga nya tersebut mengakui perbuatan nya yang telah mengambil uang di Atm milik vei, "Maka dari itu hari ini, Kamis (12/7) saya mencabut laporan saya ke kepolisian Polresta Palembang , pihak bank BNI sudah memahami kekeliruan yang terjadi bahwa uang saya hilang bukan hilang secara misterius tetapi hilang di curi oleh keluarga terdekat saya ” tutupnya.

Sementara itu , Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edy Winara, melalui kasubag Humas AKP Andi Haryadi membenarkan adanya pencabutan laporan mengenai transaksi gaib yang menimpa korban Sri Pebriandi. "Menurutnya, pelakunya adalah keluarga terdekatnya jadi saudara Sri Pebriandi tidak membawak kasus ini ke mejah hijau cukup secara ke keluargaan saja,"tukasnya.(vot)

H. Hendri Zainuddin, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan
  • Google+
  • Whatsapp

0 Comments

Tinggalkan Komentar

*) Harus diisi

Refleksi