Banyuasin Siap Sukseskan Asian Games Tahun 2018
Pasang Iklan di DetikSumsel.com
Diposting oleh : Puji     Tanggal : 09 Juli 2018 18:07     Dibaca: 303 Pembaca

Jadi Korban Pencabulan, Anak Panti Ini Datangi Polda Sumsel

SN (baju hitam) korban pencabulan saat berada diruang Kasubdit Renakta Ditreskrium Polda Sumsel

Palembang, Detik Sumsel -- SN bocah berusia sepuluh tahun ini ditemani ibu angkat nya Theresia mendatangi Mapolda Sumsel Senin (9/7).

Kedatangan nya untuk melaporkan JH pengurus panti asuhan Cinta Kasih, Jalan Rawa Laut, Sekip Bandung, Kecamatan Kemuning Palembang lantaran telah melakukan perbuatan tidak senonoh berupa cabul terhadap SN yang tak lain anak penghuni panti asuhan Cinta Kasih.

Menurut SN pelaku JH melakukan perbuatan cabul terhadap diri saat dia masih berada di panti asuhan dengan memainkan kemaluan nya dan mengobok - obok kemaluan nya dengan menggunakan tangan nya.

"Itu saya dipegang nya waktu berada dirumah (didalam panti), kalau kami tidak mau kami dicubit nya,"tuturnya.

Nenek angkat korban Yulia mengatakan kejadian pelecehan terhadap cucu angkat nya terjadi di panti Cinta Kasih dan korban nya tidak hanya cucu nya sendiri melainkan ada lima anak penghuni panti lainnya juga jadi korban yang dilakukan oleh JH pengurus panti asuhan Cinta Kasih.

"Korbannya bukan hanya SN saja, tetapi ada anak panti lain yang jadi korban pencabulan yang dilakukan oleh JH. Menurut SN kalau korban tidak mengikuti pelaku mencubit korban nya,"jelasnya.

Kasubdit IV Renakta Ditreskrium Polda Sumsel Kompol Suryadi membenarkan korban datang atas dugaan tindak pelecehan seksual yang dilakukan oleh seseorang yang diduga pengurus panti asuhan.

"Tapi menurut keterangan korban dia pernah dilecehkan dengan ditarik kemaluan nya, namun kejadian tersebut terjadi sebelum tahun 2016, saat itu korban masih berada di panti asuhan tersebut. Lalu korban keluar dari panti asuhan dan bercerita kepada orang tua angkat nya,"ujarnya.

Dikatakan mantan Kasat Reskrim Polresta Palembang ini, untuk kasus korban masih akan diselidiki terlebih apakah masih terjadi peristiwa pelecehan seksual mengingat kejadian yang menimpa korban terjadi pada sebelum tahun 2016.

"Kedatangan korban sebenarnya untuk Konseling saja, kalau akan melapor anak yang jadi korban juga harus didampingi orang tua nya karena berhak melaporkan orang tua korban,"pungkasnya.(oji)

H. Hendri Zainuddin, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan
  • Google+
  • Whatsapp

0 Comments

Tinggalkan Komentar

*) Harus diisi

Refleksi