Banyuasin Siap Sukseskan Asian Games Tahun 2018
Pasang Iklan di DetikSumsel.com
Diposting oleh : AMS     Tanggal : 28 Oktober 2017 11:28     Dibaca: 1228 Pembaca

Jadi Titik Kemacetan Baru, Andalalin Transmart Disoal

Penyebaran Titik Kemacetan di kota Palembang

KEHADIRAN Transmart di kota Palembang disambut antusias oleh masyarakat. Berbondong-bondong warga setiap hari berkunjung ke pusat perbelanjaan yang terintegrasi dengan permainan modern tersebut. Bahkan antrean mengular panjang terjadi hampir setiap saat sejak diresmikan oleh CEO Trans Corp, Chairul Tanjung, pekan lalu.

Hanya saja, antusiasme warga ini ternyata tidak diantisipasi dengan kesiapan pengaturan lalu lintas keluar masuk Transmart sehingga terjadi titik kemacetan baru di kota pempek ini. Apalagi letaknya di dekat lampu merah simpang DPRD Sumsel, berdekatan dengan pusat perbelanjaan Lippo Group (PS, PSx, dan PI). Pada waktu weekend, saat warga menyerbu tempat hiburan baru tersebut, tidak dielakkan lagi kemacetan panjang terjadi dari berbagai sisi.

“Kami telah meminta pihak Transmart untuk merivisi analisa dampak lalu lintas (Andalalin), karena Andalalin yang pertama belum bisa mengurai kemacetan,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan Sumsel, Nelson Firdaus kepada DetikSumsel.Com, belum lama ini.

Dikatakan, menyikapi kemacetan parah akibat Transmart ini, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dishub kota Palembang dan Dirlantas untuk mencoba rekayasa lalu lintas dengan jalur satu arah. "Kita coba satu bulan rekasaya ini, nanti dievaluasi,” katanya. Sebetulnya ada tiga opsi untuk menguraikan kemacetan yaitu rekayasa satu arah, lalu tetap dua arah dengan pengaturan dan atau dengan sistem buka tutup. "Kami Dari Dishub Sumsel menghimbau segera merevisi Andalalin. Kita akan kasih tahu pihak Transmart agar untuk di depan hanya pintu masuk, dan untuk pintu keluar bisa dari belakang melalui jalan Cempaka dengan cara satu arah," terangnya.

Jadi Titik Kemacetan Baru

Tidak dielakkan lagi, kemacetan di kota Palembang terutama di Jl Radial semakin parah, bahkan menular ke jalan di sekitarnya. Terlebih saat bersamaan pembangunan Light Rail Transit (LRT) sedang sibuk-sibuknya mengejar target penyelesaian.

Berdasarkan data Ditlantas Polda Sumsel, terdapat 116 titik utama kemacetan dikota Palembang dengan 39 titik padat merayap, 70 titik padat berjalan, 7 titik ramai lancar. "Termasuk sekarang di Jl Radial menjadi titik kemacetan baru, padat merayap,” kata Direktur Lalu Lintas Polda Sumsel Kombes Pol M Taslim Ch. “Mengatasi ini, selain penempatan personel di lapangan, Ditlantas Polda Sumsel juga terus melakukan rekayasa lantas, untuk menghasilkan hasil yang maksimal," terangnya.

Baca Juga: Andalalin Bukan untuk Pusat Perbelanjaan, Polda Sempat Minta Tunda Launching Transmart http://detiksumsel.com/andalalin-bukan-untuk-pusat-perbelanjaan-polda-sempat-minta-tunda-launching-transmart

Dikatakan, kondisi kemacetan semakin diperparah dengan prilaku masyarakat yang sulit diatur, diperintahkan berhenti tidak mau, bahkan jika angkot berdiri di depan kendaraannya mereka seakan-akan mau ditabrak. "Andaikan masyarakat mau ditertibkan, mungkin yang terjadi hanya perlambatan arus, bukan kemacetan ( traffic jump),” ungkapnya.

Menurutnya, memang sulit untuk menghindar dari hambatan arus atau kemacetan karena pertumbuhan manusia dan kendaraan terus bertumbuh dengan, sementara kapasitas jalan, bukannya bertambah justru berkurang, akibat penyempitan jalan akibat pembangunan LRT.

"Kita sepenuhnya mendukung pembangunan LRT, salah satunya dengan membantu mengalihkan arus dan penutupan jalan. Terutama pemasangan jalur LRT saat menaikkan keatas. Sesungguhnya sudah diatur dengan bijak, pembangunan dimulai pukul 20.00-05.00 WIB, meski memang terkadang kerjaannya molor," ungkapnya.

Transmart Nilai Hanya Kemacetan Biasa

Terpisah, wartawan detiksumsel.com mencoba mengkonfirmasi menejemen Transmart terkait kemacetan ini. SGM Transmart, Cekly Anggono menilai kemacetan yang terjadi hanyalah hal biasa. "Alhamdulillah tidak ada kendala, kemacetan yang terjadi ini hanya kemacetan biasa saja," kata Anggono saat dikonfirmasi.

Ia berkilah, bahwa faktor kemacetan lalu lintas di sekitar area Transmart beroperasi juga disebabkan dari luar Palembang. "Tetapi kami juga sudah menginstruksikan pihak security dan petugas parkir turun tangan dengan sigap untuk juga membantu mengurai kemacetan di sekitar area Transmart," terangnya.

Baca Juga: MTI Pertanyakan Perizinan Transmart http://detiksumsel.com/mti-pertanyakan-perizinan-transmart

Anggono mengaku, pihak Transmart sangat intensif berkoordinasi dengan pihak Dishub dan Polantas terkait untuk mengurai kemacetan di dekat Transmart. "Kita juga sudah kordinasi ke instansi Pemerintah terkait seperti Dishub, Polantas dan Satpol PP mengenai lalu lintas satu arah pernah dilakukan namun hanya sebatas trial dan dilakukan hanya beberapa jam saja," ungkapnya

Terkait perizinan Andalalin Transmart? ia mengaku tidak memiliki wewenang untuk menjelaskan soal Andalalin karena sudah menjadi urusan Transmart pusat. "Kita punya izin Andalalin, tapi itu semua diurus oleh Transmart pusat, saya tidak terlalu paham soal itu," tukasnya.

Dewan Panggil Menejemen Transmart

Ketua Komisi II DPRD Kota Palembang, Chandra Darmawan mengaku telah menerima pengaduan dari masyarakat terkait kemacetan yang terjadi di jalan Radial yang puncaknya disebabkan adanya kehadiran Transmart.

"Saat ini sedang dipantau kondisi di sana (Jl Radial, red), dan rencananya hari Selasa Komisi II akan melakukan rapat internal," kata Chandra.

Ditegaskan, dalam rapat internal pengkajian tersebut, pihaknya akan melakukan kroscek terhadap andalalin dan izin lainnya. Rencananya, Komisi II juga akan memanggil Dishub kota Palembang dan konsultan pembangunan menyelsaiakan problem yang dikeluhkan masyarakat ini. "Adanya Hotel Santika saja menimbulkan kemacetan, apalagi ditambah Transmart," pungkasnya. (Tim)

H. Hendri Zainuddin, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan
  • Google+
  • Whatsapp

0 Comments

Tinggalkan Komentar

*) Harus diisi

Refleksi