Banyuasin Siap Sukseskan Asian Games Tahun 2018
Pasang Iklan di DetikSumsel.com
Diposting oleh : Erizal Wandi     Tanggal : 14 Januari 2018 13:39     Dibaca: 699 Pembaca

Jenazah Sudikdo, Pelaku Perampokan Akhirnya Dijemput Keluarga

Kapolsek Gelumbang AKP Indrowono saat menyerahkan jenazah Sudikdo kepada pihak keluarga

# Satu Pelaku Berangsur Pulih

Prabumulih, Detik Sumsel - Setelah tiga hari dititipkan di kamar mayat Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Prabumulih, akhirnya jenazah Sudikdo (40) yang merupakan salah satu pelaku perampokan toko emas di Pasar Pagi, Kecamatan Gelumbang akhirnya dijemput pihak keluarga.

Jenazah pelaku dijemput pada Sabtu (13/1) malam sekitar pukul 21.30 wib dan langsung dibawa ke rumah duka di Belitang, Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur (OKUT) untuk disemayamkan.

Kapolres Muara Enim AKBP Leo Andi Gunawan melalui Kapolsek Gelumbang AKP Indrowono SH saat dikonfirmasi menjelaskan, penyerahan jenazah pelaku sedikit terlambat lantaran pihaknya harus menggali informasi untuk menghubungi keluarga pelaku.

"Setelah mendapatkan nomor kontak dan alamat yang jelas barulah pihak kelurga menjemput jenazah pelaku. Penyerahan jenazah sudah kita lakukan dan diterima oleh pihak keluarga," ujar Indrowono.

Sementara itu, satu pelaku lainnya yakni Indra Lefi (39) warga Lintang Kabupaten Empat Lawang, masih dirawat di RSUD Prabumulih. Kondisi pelaku sebelumnya sempat kritis akibat dihajar masa.

"Kondisinya sudah mukai membaik, dan masih dirawat di RSUD Prabumulih. Pelaku ini merupakan kunci untuk mengembangkan kasus perampokan dua toko emas yang dilakukannya bersama tiga rekannya," jelasnya seraya mengaku terus melakukan pengejaran terhadap dua pelaku lainnya yang telah membawa kabur emas seberat kurang lebih 9 kilogram.

Sementara itu, salah satu keluarga pelaku yang enggan menyebutkan namanya mengaku tidak menyangka jika pelaku harus tewas lantaran melakukan aksi perampokan toko emas. Meskipun demikian pihak keluarga mengaku pasrah dan berterimakasih kepada pihak kepolisian yang telah mengurus jenazah pasca kejadian tersebut.

"Kami hanya bisa pasrah. Memang perbuatan pelaku salah dan ia harus membayarnya dengan nyawa," ucapnya seraya mengaku enggan berkomentar banyak terkait kasus perampokan yang dilakukan pelaku. (Ichal)


  • Google+
  • Whatsapp

0 Comments

Tinggalkan Komentar

*) Harus diisi

Refleksi