Situs Berita Detik Sumsel
Redaksi Detiksumsel.com
Diposting oleh : Erizal Wandi     Tanggal : 04 April 2017 17:14     Dibaca: 679 Pembaca

Jual Togel, Nenek Pemilik Warung Kopi Ini Ditangkap Polisi

Ketiga tersangka saat digiring ke Mapolres Prabumulih

Prabumulih, Detik Sumsel - Rusmina (58), warga Kelurahan Karang Raja II Kecamatan Prabumulih Timur harus merasakan dinginnya ruang tahanan Mapolres Prabumulih. Pasalnya, wanita yang sudah memiliki cucu ini nekad menjual kupon judi toto gelap (togel). Akibatnya ia pun harus berurusan dengan hukum guna mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Wanita yang kesehariannya berjualan kopi itu diringkus petugas di warung kopi miliknya yang berada tidak jauh dari kediamannya Selasa (04/04) sekitar pukul 09.30 WIB. Petugas juga turut mengamankan pelaku lainnya yakni Sujadi (54), dan Hermain (39) yang beralamat sama dengan pelaku sebagai pembeli.

Dari tangan ketiganya petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa uang tunai senilai Rp 15 ribu, kertas kopelan rekaman nomor yang keluar, buku tafsir mimpi, 2 pena, 1 mistar dan 1 buah papan alas. Guna kepentingan lebih lanjut, ketiga pelaku beserta barang bukti kini diamankan petugas ke Mapolres Prabumulih.

Kapolres Prabumulih, AKBP Andes Purwanti melalui Kasatreskrim, AKP Eryadi Yuswanto SH mengatakan ditangkapnya pelaku berawal dari informasi masyarakat yang menyebutkan jika di kediaman pelaku kerap dijadikan sebagai tempat untuk bertransaksi judi nomor togel. Berdasarkan informasi tersebut pihaknya kemudian melakukan penyelidikan.

"Saat dilakukan penyelidikan didapati pelaku dan pembeli sedang bertransaksi dan melakukan perekapan nomor togel. Langsung saja para pelaku judi togel ini kita amankan," ujar Heryadi kepada wartawan.

Lebih lanjut Heryadi mengatakan, dalam seminggu omset yang didapat pelaku mencapai Rp2 juta. Bisnis haram tersebut sudah dijalani oleh pelaku selama kurang lebih satu tahun."Kita masih melakukan penyelidikan lebih lanjut, karena berdasarkan keterangan tersangka, ia mendapat bagian sebesar 20 persen dari jumlah omset penjualan. Diduga pelaku ini masih menyetor ke bandar yang lebih besar. Atas perbuatannya, pelaku bakal diancam dengan Pasal 303 KUHPidana tentang perjudian dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara," tagasnya.

Sementara itu, Rusmina mengaku awalnya berbisnis togel lantaran banyak yang bertanya. Iseng-iseng ia pun nekad membuka bisnis togel tersebut. "Banyak yang mampir ke warung nanyo dimano beli togel. Akhirnyo aku buka nian. Duitnyo kuserahke anak aku. Dio tulah yang ngolah duitnyo, aku cuma sekedar nerimo uong yang nak beli nomor be," ucapnya seraya menyesali perbuatannya. (Ichal)

  • Google+
  • Whatsapp

0 Comments

Leave a Comment

*) Harus diisi

Refleksi