Selamat Hari Pers Nasional 2018
Sukseskan 48 Pilkades Serentak di Kabupaten Banyuasin menggunakan e-Voting
Diposting oleh : Feriandi     Tanggal : 19 Januari 2017 17:17     Dibaca: 416 Pembaca

Kadisdikbud OKU Sesalkan Siswa Yang Bolos Sekolah, Demi Warnet

Kadisdikbud OKU Dr. Drs. H. Achmad Tarmizi SE MT M.Si

Baturaja, Detik Sumsel –  Terkait Puluhan siswa SMP dan SMA/SMK yang terjaring razia karena bolos sekolah oleh petugas gabungan Polres OKU dan Sat Pol PP OKU beberapa hari yang lalu sangat disesalkan oleh Kepala  dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdik) Kabupaten Ogaan Komering Ulu (OKU) Dr. Drs. H. Achmad Tarmizi SE MT M.Si.

Tarmizi mengatakan, merasa sangat prihatin sekali dengan pelajar yang sering membolos dan bermain game di warnet pada saat jam belajar, hal ini tentunya menjadi potret buram dunia pendidikan di OKU. “Ya saya sangat sesalkan sekali dengan ada pemberitahuan seperti ini apalagi yang kabarnya kedapatan membawa  senjata tajam,” ungkapnya saat dibincangi detiksumsel, kamis (19/1).

Apalagi  warnet - warnet semakin malam semakin ramai yang mana rata-rata pengunjungnya anak - anak usia pelajar. Terkait hal tersebut, Tarmizi mengatakan kedepan disdikbud juga akan melakukan razia yang bekerjasama dengan pihak pihak kepolisian ataupun Sat Pol PP. “Dengan ini agar bisa memberikan bimbingan kepada murid dengan memanggil para orang tua siswa yang terjaring. Dan juga sebagai efek jera, agar para pelajar, sekaligus untuk memperingati pemilik warnet,” ungkapnya.

Sedangkan sanksi yang dikenakan ke siswa itu, lanjut Tarmizi merupakan wewenang pihak sekolah, sehingga Disdik OKU hanya memberikan pengarahan saja. “Kami berikan arahan kepada siswa - siswa ini, sebelum kami serahkan ke pihak sekolah. Dan nanti pihak sekolahlah yang akan melanjutkan sanksi apa yang diberikan kepada siswa ini,” ungkapnya.

Dan juga Tarmizi berpesan agar pihak sekolah jangan sampai ada jam kelas yang kosong, yang menyebabkan siswa yang ada keluar sekolah. “Ya kepada guru ataupun kepala sekolah jangan sampai ada jam kosong ya, kalaupun memang gurunya tidak ada ya tetap bisa di berikan tugas dan juga di isi dengan guru yang lain untuk mengawasi,” pungkasnya.(fei).

  • Google+
  • Whatsapp

0 Comments

Leave a Comment

*) Harus diisi

Refleksi