Iklan Lucianty Pahri
Pemerintah Kabupaten Banyuasin
Diposting oleh : Fazds     Tanggal : 16 Mei 2018 18:59     Dibaca: 88 Pembaca

Kapolda : Pak Kades Jaga Desamu Jangan Sampai ada Teroris

Kapolda Sumsel Irjen Zulkarnain Adinegara saat menjadi pemateri di depan ratusan Kades se Kabupaten Banyuasin

Pangkalan Balai, Detik Sumsel - Kapolda Sumsel Irjen Zulkarnain Adinegara menegaskan bahwa aksi terorisme bisa muncul setiap saat karena adanya paham radikalisme. Dan pencegahan ini tidak hanya bisa dilakukan oleh Polri saja namun dibutuhkan peran serta dari masyarakat. Maka dari itu Kepala Desa dan Lurah harus menjaga betul lingkungannya jangan sampai menjadi tempat bermukim para teroris.

"Pak Kades tolong jaga lingkungan mu jangan sampai menjadi tempat bermukim para pelaku teroris, "kata Kapolda Sumsel Irjen Zulkarnain Adinegara saat menjadi salah satu pembicara pada kegiatan Workshop evaluasi implementasi sistem tata kelola keuangan desa dengan aplikasi Siskeudes Kabupaten Banyuasin tahun 2018 di Auditorium Pemkab Banyuasin, Rabu (16/5).
Acara ini dipandu langsung Bupati Banyuasin SA Supriono dan dihadiri 288 Kades se Kabupaten Banyuasin.

Dikatakan Kapolda, Polda Sumsel berhasil mengamankan dua terduga teroris yakni  Hengki dan Hartanto. Keduanya menganut paham Salapih yang berhubungan dengan ISIS. "Teroris timbul salah satu faktor penyebabnya karena kemiskinan. Maka pemerintah pusat mengelontorkan dana desa tujuannya sebagai stimulan pembangunan dan untuk menggerakkan ekonomi rakyat, "katanya.

Artinya, jika Dana desa ini dikelola dengan baik oleh Kades tentu kemiskinan akan berkurang karena adanya gerakan ekonomi di desa. "Kalau ekonominya baik, tentu masyarakat tidak akan muda mengikuti paham-paham yang salah seperti para teroris ini, "katanya.

Dalam kesempatan ini juga menegaskan bahwa Polri di beri peran khusus dalam pengawasan pelaksanaan dana desa oleh pemerintah. Salah satu peran itu tertuang dalam Mou kesepahaman antara Mendagri, Menteri Desa dan Kapolri. Tujuannya apa, agar dana desa dilaksanakan tepat sasaran dan tidak ada Kades yang terpenjara. "Maka saya datang ke Banyuasin ini karena saya tidak mau ada Kades yang dipenjara karena penyelewengan dana dana, caranya bagaimana ya harus memahami aturan, "katanya.

"Ingat dana desa tidak boleh untuk honor Babinsa dan Bhabinkamtibmas, kalau itu ada maka pelanggaran, "katanya berseloroh.

Sepanjang tahun 2017 lanjut Kapolda, belum ada kasus dana desa yang ditangani Jajaran Polda Sumsel. Ini artinya pelaksanaannya baik. " Sejauh ini katik kasus dana desa, tahun 2017 tidak ada, artinya kades-kadesnya baik-baik galo. Dak tau kalau belum ketahuan bae, "kata Irjen Zul disambut gelak tawa para kades. (Faz)

H. Hendri Zainuddin, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan
  • Google+
  • Whatsapp

0 Comments

Tinggalkan Komentar

*) Harus diisi

Refleksi