Diposting oleh : Deddy Gusrizal     Tanggal : 09 Agustus 2017 21:01     Dibaca: 133 Pembaca

Kapolres Pagaralam : Jangan Sungkan Minta Pengawalan

Acara tatap muka Kapolres Pagaralam dengan pengusaha Kopi

Pagaralam, Detik Sumsel - Menyikapi situasi dan kondisi Keamanan Ketertiban Masyarakat di Kota Pagaralam, Rabu (9/8) sekitar pukul 09.00 Wib, Kapolres Pagaralam AKBP Dwi Hartono menggelar tatap muka dengan pengusaha kopi yang ada bersama personel satuan pembinaan masyarakat (Satbinmas). Acara yang di gelar di ruang Wirasatya 96 ini sekaligus moment untuk bersilaturahmi dengan para pengusaha kopi.

Kapolres Pagaralam, AKBP Dwi Hartono SIK MH didampingi Kasat Binmas AKP, Kemas Arifin SH SIk MH mengatakan, patut diwaspadai terhadap potensi atau gejala kamtibmas dilingkungan tidak hanya sekitar tempat tinggal namun juga dimana saja. “Antisipasi atau upaya pencegahannya, di perlukan untuk pemasangan CCTV ditempat usaha masing masing, juga mengaktifkan Siskamling dilingkungan masing – masing,” ucapnya.

Potensi aksi kejahatan lanjut Kapolres, baik itu curat, curanmor dan curas (pencurian dengan aksi kekarasan) perlu diwaspadai. Seperti halnya kejadian curas dan perampokan, yang belum lama ini terjadi di Dusun Bandar jangan sampai terulang lagi. “Dala hal ini perlunya kerjasama dengan masyarakat,” katanya.

Dalam kesempatan ini Kapolres juga menyampaikan, jangan sungkan untuk meminta pengawalan aparat kepolisian jika diperlukan. Apalagi, disaat pengambilan uang dalam jumlah banyak dsiarankan agar dikawal. “Silahkan hubungi personel babinkamtibmas kita diwilayah kelurahan masing-masing atau hubungi polsek terdekat. Anggota saya tekankan untuk siap melayani masyarakat. Pengawalan ini tak hanya bagi touke kopi saja juga nasabah bank atau lainnya,” jelasnya.

Masih kata Kapolres, Sejauh ini, giat patroli rutin dan razia di jam - jam rawan rawan tetap dioptimalkan, lanjut kapolres. Dukungan seluruh komponen masyarakat sangat diperlukan untuk menciptakan lingkungan kamtib yang aman dan kondusif.(gud)

  • Google+
  • Whatsapp

0 Comments

Leave a Comment

*) Harus diisi

Refleksi