Banyuasin Siap Sukseskan Asian Games Tahun 2018
Pasang Iklan di DetikSumsel.com
Diposting oleh : Poetra     Tanggal : 18 Desember 2017 15:02     Dibaca: 370 Pembaca

Kasus Danah Hibah OKI, Kejati Sumsel Fokus Kejar Keterlibatan Pihak Lain

Ilustrasi

Palembang, Detik Sumsel- Proses pengembangan pasca penahanan empat tersangka dugaan korupsi penyimpangan dalam pengelolaan dana hibah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) tahun anggaran 2013 yakni, M, D, RB dan MA, pihak Kejati Sumsel mengaku saat ini masih fokus dengan proses perkara ke empat tersangka lebih dahulu.

"Kita jangan bicara terlalu jauh dulu, yang ada saja belum disidangkan, ikuti dulu prosesnya, jika nanti ditemukan adanya keterlibatan lain baru kita proses lanjut," jelas Kajati Sumsel Ali Mukhartono melalui Hotma Humas Kejati sumsel, Senin (18/12).

Untuk sementara ini, lanjut Hotma, Berkas ke empat tersangka masih dalam proses pelengkapan oleh Penyidik kejaksaan yang di tunjuk, "Berkasnya sedang kita lengkapi, untuk dilanjutkan ke tahap P21 dan kemudian baru kita sidangkan." jelasnya.

Yang jelas tambah Hotma, bila selanjutnya didapati ada keterlibatan yang lain, termasuk kepala daerah yang menjabat saat itu, pihak kejaksaan tidak akan tebang pilih dan akan memproses secara hukum sesuai kesalahanya."Dimata hukum semua sama, jika terbukti langsung kita proses, tidak perduli siapa oknumnya, tinggal porsi penanganan saja yang berbeda, karna setiap orang mempunyai peranan masing masing," tegasnya.

Disinggung mengenai kasus serupa di Sumsel, Kajati mengaku pihaknya juga sedang mendalami kasus sekitar 47 kasus untuk seluruh sumsel, termasuk kasus bansos Lahat dan daerah lainya."Daerah lain ada, sedang kita tangani, yang jelas namanya korupsi jelas musuh bagi kami,"jelasnya.

Danah hibah OKI tahun 2013 sebesar 3 milyar ini Dijelaskannya, berawal dari dugaan adanya aliran dana yang terdapat ketidaksesuaian antara pelaporan dana hibah yang keluar dan hasilnya dari anggaran 65 milyar Dari situ, tim terus melakukan penyidikan hingga mengarah pada keempat tersangka ini.

Pengelolaan dana hibah ini dikelola oleh Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemkab OKI tahun anggaran 2013. Tim terus melakukan penyidikan terhadap beberapa saksi termasuk keempatnya. Terkait nilai kerugian dari kasus ini, dikatakannya, sejauh ini masih terus dilakukan pendalaman oleh petugas. Sehingga begitu ada hasil audit dari BPKP, akan secepatnya disampaikan ke masyarakat.(vot)

H. Hendri Zainuddin, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan
  • Google+
  • Whatsapp

0 Comments

Tinggalkan Komentar

*) Harus diisi

Refleksi