Diposting oleh : Puji     Tanggal : 07 Agustus 2017 18:10     Dibaca: 315 Pembaca

Kecanduan Sabu, Dua Oknum PNS PUBM Sumsel Nekat Gelapkan Motor

Dua tersangka saat diamankan Polsek Ilir Timur I Palembang.

Palembang, Detik Sumsel- Hasrat ingin mengkonsumsi sabu yang begitu kuat membuat Jimmy oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) dilingkungan Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Provinsi Sumsel ini nekad menggelapkan sepeda motor milik temannya sendiri hanya untuk untuk membeli sabu. Namun akibat dari aksi penggelapan yang dilakukan nya tersebut dirinya terpaksa diberurusan dengan pihak kepolisian Polsek Ilir Timur I setelah dilaporkan korbannya.

Kapolsek Ilir Timur I Kompol Edi Rahmat Mulyana didampingi Kanit Reskrim Ipda Jhoni Palapa mengatakan tersangka atas nama Jimmy ditangkap karena menggelapkan motor Yamaha Jupiter dengan Nopol BG 6441 RF milik temannya sendiri, motor yang digelapkan oleh Jimmy lalu digadaikan nya dengan Bambang yang tak lain teman sekantor nya yang juga turut diamankan.

"Modus penggelapan yang dilakukan oleh Jimmy yaitu pura - pura meminjam motor milik temannya setelah itu motor digadaikan ke Bambang sebesar satu juta diketahui Jimmy dan Bambang keduanya masih aktif sebagai PNS di Dinas PU Provinsi Sumsel,"katanya saat menghadirkan tersangka dan barang bukti di Mapolsek Ilir Timur I, Senin (7/8).

Sementara itu, berdasarkan pengakuan dari Jimmy mengakui kalau sudah menggelapkan sepeda motor milik temannya karena kecanduannya dengan sabu. "Sudah sepuluh tahunan saya memakai sabu dan sudah pernah direhab tapi dikantor tidak ada yang tahu, tapi uang dari motor yang saya gelapkan tidak semuanya saya gunakan untuk membeli sabu tapi juga untuk keperluan sehari-hari,"jelasnya.

Lain halnya pengakuan Bambang membenarkan bahwa Jimmy telah menggadaikan motor kepadanya seharga satu juta tapi tidak tahu kalau motor yang digadaikan Jimmy motor hasil penggelapan."Saya sebenarnya satu kantor sama Jimmy tapi saya memakai sekitar satu tahun lebih lah,"singkatnya.(oj1)

  • Google+
  • Whatsapp

0 Comments

Leave a Comment

*) Harus diisi

Refleksi