Banyuasin Siap Sukseskan Asian Games Tahun 2018
Pasang Iklan di DetikSumsel.com
Diposting oleh : Puji     Tanggal : 19 Juni 2018 18:38     Dibaca: 254 Pembaca

Keliling Cari Mangsa, Aksi Peri Terekam CCTV

Peri Padli saat dihadirkan di Mapolsek Ilir Barat I Palembang

# Ditangkap Massa Setelah Beraksi

Palembang, Detik Sumsel -- Aksi pembobolan rumah kosong yang dilancarkan Peri Padli (29) bersama dua teman nya T (DPO) dan I (DPO) dikomplek Perum Griya Kaffah, Jalan PDAM, Kecamatan Ilir Barat I Palembang Senin (11/6) lalu terekam CCTV yang tersambung di smart phone pemilik rumah hingga Peri Padli ditangkap massa sedangkan dua rekan nya berhasil lolos. 

Saat itu, pemilik rumah Juli Hardiansyah (30) meninggalkan rumah nya mudik ke Muara Enim. Kawanan maling masuk ke rumah, namun istri korban memergoki para pelaku masuk ke rumahnya melalui aplikasi CCTV di smart phonenya.

"Saya diajak teman saya T dan I (DPO) keliling, saat dikomplek perumahan Griya Kaffah terlihat lampu depan rumah itu hidup,"tutur Peri saat dihadirkan di Mapolsek Ilir Barat I Palembang Selasa (19/6) sore.

Dijelaskannya sebelum membobol rumah korban mereka berkeliling mencari rumah kosong mulai dari komplek perumahan Polygon, Sultan Mahmud Mansyur dan berakhir di Perum Griya Kaffah.

Rumah dikomplek Griya Kaffah lampu depannya hidup, dirinya dan T pun masuk ke pekarangan rumah dengan memanjat dinding pagar rumah bagian belakang lalu merusak jendela rumah.

"Makai linggis kami congkel jendela dan langsung masuk ke dalam. Waktu nak keluar rumah, kami la di kepung warga,"ucapnya.

Namun sial bagi Peri dirinya berhasil ditangkap massa sedangkan dua rekan nya T dan I kabur. "Dak tahu nian kalau di rumah itu ada CCTV nya,"jelasnya.

Kapolsek IB I, Kompol Masnoni di dampingi Kanit Reskrim Iptu Azwan mengatakan tersangka ditangkap massa, setelah karena korban melihat CCTV yang terhubung di Smart Phonenya. Saat itu korban melihat ada orang yang masuk ke dalam rumah mereka. Korban pun langsung menelpon tetangganya.

"Mendapati telpon, tetangga korban menggumpalkan warga untuk menangkap tersangka. Satu tersangka ditangkap sedangkan dua temannya berhasil lolos,"ujarnya.

Ditambahkannya, komplotan ini merupakan kawanan spesialis pembobolan rumah kosong. Karena dari alat yang mereka gunakan dibuat untuk mencongkel jendela rumah.

"Masyarakat yang meninggalkan rumah diharapkan untuk memasang CCTV, atau memberi tahukan kepada tetangga dan penjaga malam jika akan meninggalkan rumah. Dan yang terpenting tetap pantau rumah dengan menggunakan aplikasi di smart phone,"himbaunya.(oji)

H. Hendri Zainuddin, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan
  • Google+
  • Whatsapp

0 Comments

Tinggalkan Komentar

*) Harus diisi

Refleksi