Diposting oleh : Fazds     Tanggal : 27 April 2017 14:18     Dibaca: 222 Pembaca

Keluar dari FKB, Ansori : Cuma Penyegaran

Anggota Dewas Asal Nasdem Ansori saat berjabat tangan dengan Ketua Fraksi PKB H Azwar Hamid seusai sidang Paripurna DPRD Banyuasin

Banyuasin,Detiksumsel - Dua anggota dewan asal Partai Nasdem nyatakan keluar dari Fraksi PKB dan bergabung ke Fraksi Demokrat Pembangunan.

Keluarnya fraksi Nasdem yang di ikuti Sakri dari anggota dewan asal PKPI disenyalir karena beda pandangan dan beda kepentingan, tidak hanya itu juga diduga terjadinya ketidak harmonisan didalam tubuh fraksi tersebut.

Namun isu terbut langsung ditepis Ansori anggota dewan asal Partai Nasdem. Bahkan Ansori langsung berjabat tangan dengan Ketua Fraksi PKB H Azwar Hamid seolah menunjukan jika hubungan mereka tetap baik dan kondusif tidak seperti di bayangkan.

"Hubungan kami baik,harmonis dan tidak ada masalah,"kata Ansori dibincangi seusai rapat paripurna pengesahan Tatib Dewan, Kamis (27/4/2017).

Diterangkan Ansori bahwa keluarnya mereka dari Fraksi PKB karena semata-mata untuk penyegaran. "Tujuannya hanya penyegaran, kita sudah gabung 2,5 tahun. Dan 2,5 tahun lagi kami ingin suasana baru,"katanya.

Jadi kalau dikaitkan Nasdem keluar dari fraksi PKB karena tidak harmonis adalah sebuah kekeliruan. "Ngak ada persoalan,murni untuk penyegaran,"katanya.

Apakah keluarnya Nasdem dan PKPI, ada muatan politik terkait Pilkada Banyuasin, anggota Fraksi PKB Emi Sumitra menegaskan bahwa hal tersebut tidak ada kaitannya dengan Pilkada Banyuasin.

"Ngak ada kaitan dengan Pilkada, rolling,pindah Fraksi merupakan hal biasa,"tegasnya.

Seperti diberitakan,Dua Fraksi di DPRD Kabupaten Banyuasin berubah nama, hal ini dilakukan karena bergabungnya tiga anggota Dewan dari Partai Nasdem dan PKPI.
Kedua Fraksi ini, Fraksi Demokrat Pembangunan beruba nama menjadi Fraksi Demokrat Pembangunan Nasional setelah bergabungnya dua anggota dewan asal partai Nasdem. Dan Fraksi PKS-Gerindra berubah nama menjadi Fraksi Gerindra,PKS dan PKPI.
Sebelumnya, Nasdem dan PKPI pada awal pelantikan 2014 lalu bergabung dengan Fraksi PKB. "Saya dan Budi Hartono dari Nasdem menyatakan bergabung dengan Fraksi Demokrat Pembangunan,"kata Ansori.
Wakil Ketua Fraksi Demokrat Pembangunan Drs H Saharudin AR membenarkan bergabungnya anggota dewan dari Nasdem tersebut. " Kami sudah musyawarah mufakat dan menyetujui bergabungnya Nasdem ke Fraksi Demokrat Pembangunan. Dengan nama baru Fraksi Demokrat Pembangunan Nasional,"katanya.
Kemudian, Sakri SH juga menyatakan keluar dari Fraksi PKB dan bergabung dengan Fraksi Gerindra PKS.
Anggota Fraksi PKS-Gerindra Indra Gunawan membenarkan bergabungnya PKPI tersebut. Dan nama fraksi berubah menjadi Fraksi Gerindra,PKS dan PKPI.
Sementara itu, Ketua Fraksi PKB H Azwar Hamid menegaskan bahwa fraksinya legowo dengan keluarnya Nasdem dan PKPI. Dia juga menyampaikan terima kasih atas kerjasama selama ini dan mohon maaf jika ada hal yang tidak berkenan dan kekecewaan. "PKB tetap Fraksi utuh karena jumlah kami lima orang,"tandasnya.
Sementara itu, Ketua DPRD Banyuasin H Agus Salam didampingi Wakil Ketua H Askolani SH MH mengatakan, perubahan fraksi gabungan itu merupakan hal biasa dan tidak menjadi persoalan. " Kalau perubahan Fraksi gabungan bisa dilakukan,tetapi kalau mau menambah fraksi gabungan itu yang ngak boleh. Karena sesuai aturan tetap 2 fraksi gabungan dengan anggota minimal 4 orang,"kata politisi senior partai golkar ini.
Dan dilanjut Agus Salam bahwa DPRD Banyuasin kondusif, jangan sampai diartikan bahwa keluarnya Nasdem dan PKPI karena kondisi dewan tidak kondusif. "Saya tegaskan kondusif,"tandasnya. (Faz)

  • Google+
  • Whatsapp

0 Comments

Leave a Comment

*) Harus diisi

Refleksi