Situs Berita Detik Sumsel
Situs Berita Detik Sumsel
Diposting oleh : Maya     Tanggal : 12 Januari 2018 16:54     Dibaca: 64 Pembaca

Kendaraan Baru Picu Kenaikan Target Perusahaan Asuransi

Suasana pelayanan Garda Oto

Palembang, Detik Sumsel - Kesadaran   pemilik kendaraan untuk mengasuransikan kendaraannya terus mengalami peningkatan setiap tahun. Hal ini terlihat dari realisasi target selama tahun 2017 yang dicapai Asuransi kendaraan Garda Oto yang mencapai 120 persen, dengan total premi diterima mencapai Rp 80 miliar hingga akhir Desember lalu.

"Tahun tadi realisasi kita melebihi dari target yang ditetapkan perusahaan. Kita optimis tahun ini sama seperti tahun 2017 lalu, bila melihat makin meningkatkan jumlah penjualan kendaraan, di Toyota, Daihatsu, Isuzu dan beberapa dealer group Astra lainnya," Branch Manager Garda Oto cabang Palembang, Muliawansyah, Jumat (12/1/2018).

Apalagi hadirnya produk baru dari Daihatsu dan Toyota, diyakininya dapat merealisasikan peningkatan target 14 persen di tahun ini.

Layanan asuransi yang diberikan, memang fokus pada group Astra, baik itu kendaraan baik mobil baru maupun mobil bekas. Dan memang sejauh ini mobil baru masih mendominasi premi asuransi yang masuk.

"Klaim kecelakaan memang sampai saat ini masih mendominasi klaim dari nasabah, baik kecelakaan yang parsial dan kecelakaan yang hancur total," jelasnya.

Meski premi meningkat, namun ada beberapa hal yang perlu diedukasi kepada nasabah. Oleh karena itu, tahun ini Garda Oto akan memberikan edukasi kepada customer khususnya pemilik rental dan customer leasing pinjam nama.

Dikatakannya, selama ini banyak pengusaha rental dan go-car yang tetap menggunakan premi pribadi, tetapi kendaraan digunakan untuk usaha. Seharusnya bila kendaraan tersebut sudah beralih fungsi untuk usaha, ia juga harus mengubah premi dari pribadi ke premi bisnis. Karena bila premi tidak diganti dan terjadi kecelakaan, klaim asuransinya akan ditolak.

Selain itu yang perlu juga diberi pemahaman, customer yang meminjam nama. Misalnya, calon customer dinilai tidak mampu mengasuransikan kendaraan tersebut, ia menggunakan kartu identitas lainnya untuk mendapatkan mobil tersebut.

Dua kasus ini dijelaskannya, selama tahun 2017, mendominasi persoalan klaim yang ditolak selama tahun 2017.

Untuk itu pihaknya akan menyosialisasikan hal ini, karena tidak semua customer memahani persoalan ini. (May)

  • Google+
  • Whatsapp

0 Comments

Leave a Comment

*) Harus diisi

Refleksi