Diposting oleh : Feriandi     Tanggal : 14 Juli 2017 23:55     Dibaca: 352 Pembaca

Kepala Terus Membesar, Amanda Butuh Uluran Tangan Untuk Biaya Berobat

Amanda saat digendong Kakak Perempuannya, balita 3 tahun ini harus berjuang untuk bertahan hidup melawan penyakit Hydrocephalus yang dideritanya sejal bayi

Baturaja, Detik Sumsel - Rizqy Amanda (3) balita warga Desa Karang Endah Kecamatan Lengkiti ini nasibnya tak seberuntung Nenek Rohaya (71) yang menikahi Seorang ABG 16 tahun yang viral menjadi artis dadakan dan mendapatkan perhatian dari berbagai pihak. Amanda kecil yang tinggal satu desa dengan Nenek viral ini harus berusaha bertahan hidup melawan penyakit yang menggerogoti dirinya.

Amanda menderita penyakit Hydrochepalus sejak masih bayi, Kepala Amanda semakin hari semakin membesar hingga saat ini lingkar kepala Amanda telah mencapai 60cm, dengan Bobot kepala sekitar 5 Kg, sementara Berat Amanda sekitar 11 Kg. "Sejak lahir anak saya sudah sakit begini. Kepalanya terus membesar mulai umur dua bulan,” jelas Minarti (31), ibunya Amanda.

Lebih mirisnya lagi, Minarti harus membanting tulang sendirian untuk membiayai Hidup Ia dan Ketiga Anaknya, karena Ayah Amanda Telah bercerai dengan Ibunya dan telah pergi entah kemana. Amanda kerap Diasuh oleh Kakak Perempuannya Eka (13), itu pun jika Kakak Perempuannya sedang tidak sekolah. “Kalau Eka sekolah kadang saya nitip Amanda sama adik saya. Kami hidup menumpang sama bapak saya. Kalau suami saya tidak ada lagi karena bercerai setahun lalu,” imbuh Minarti yang berusaha tegar menceritakan kondisi keluarganya.

Diungkapkan Minarti, Amanda pernah dibawanya berobat sampai ke Palembang, Namun karena keterbatasan biaya, niatnya untuk mengobati buah hatinya terpaksa ia urungkan. Amanda hanya di rawat seadanya, bahkan dalam satu hari Amanda bisa sampai 5-7 kali kejang-kejang menahan rasa sakit yang dideritanya. “Harapan saya ya anak saya bisa dioperasi tapi tidak ada biaya mau bagaimana lagi. Yang saya tidak kuat itu, Amanda kalau lagi kejang-kejang. Kepalanya panas tapi badannya dingin. Pernah dalam sehari sampai tujuh kali kejang-kejangnya,” pungkasnya.

Ketua Barisan Pemuda Lengkiti Bersatu (BPLB) H Muslimin Jakpar alias Mimin, berharap pemerintah atau pun para dermawan melihat juga kondisi Amanda yang merupakan tetangga nenek Rohaya dan Slamet yang lagi terkenal saat ini.

“Ini soal kemanusiaan dimana seorang balita yang tinggal satu RT satu dusun dengan pasangan pengantin yang lagi viral, harus tiap hari bertarung melawan penyakitnya. Sedangkan ibunya tidak bisa mengasuh sepenuhnya, Jadi kenapa kita tidak menoleh juga penderitaan keluarga ini yang tertutupi pemberitaan berlebih-lebihan pasangan Slamet dan nenek Rohaya. Sementara keluarga ibu Minarti tak punya biaya sama sekali untuk operasi anaknya,” demikian Mimin menggugah pemerintah dan masyarakat berbagai kalangan untuk bisa membantu penyembuhan penykit balita Amanda. (fei)

  • Google+
  • Whatsapp

0 Comments

Leave a Comment

*) Harus diisi

Refleksi