Diposting oleh : Feriandi     Tanggal : 13 September 2017 22:00     Dibaca: 87 Pembaca

Kepepet Istri Mau Melahirkan, Medi Nekat Menjambret.

Kapolsek Baturaja Timur, AKP Saharudin saat mengintrogasi kedua tersangka

Baturaja, Detik Sumsel  - Berdalih gajinya sebagai tukang cuci mobil di Toko Bumi Agung Pasar Baru Baturaja, Kabupaten OKU kecil, Medi Nuansah (18) warga Desa Tanjung Baru RT01/RW05, Kecamatan Baturaja Timur nekat mengajak rekannya Muslimin (19) warga Dusun III Desa Lubuk Rukam, Kecamatan Peninjauan, untuk melakukan aksi penjambretan dan membongkar rumah kosong di kampungnya.
Sialnya, saat menjambret korbannya di depan Kantor FIF Pasar Baru Baturaja, Selasa (12/9) sekitar pukul 22.00 WIB, kedua tersangka berhasil ditangkap warga dan nyaris digebuki beramai-ramai. 

Beruntung petugas patroli dari Polsek Baturaja Timur dipimping langsung Kapolsek AKP Saharudin cepat ke lokasi kejadian, sehingga nyawa Medi dan Muslimin berhasil diselamatkan. "Telat lima menit saja kita datang, maka keduanya pasti babak belur digebuki massa. Bahkan nyawa mereka bisa melayang," tegas Kapolres OKU AKBP NK Widayana Sulandari, didampingi Kapolsek Baturaja Timur AKP Saharudin saat dikonfirmasi, Rabu (13/9).

Tersangka Medi sendiri mengaku, sudah empat kali menjambret bersama Muslimin. Setiap beraksi keduanya menggunakan sepeda motor Yamaha Vega R tanpa nopol milik Muslimin. "Kadang-kadang kita dapat handphone dan uang ratusan ribu. Tetapi pernah cuma dapat tas berisi surat-surat berharga saja," kata Medi.

Selain menjambret ungkap Medi, bersama Muslimin pernah mencuri di rumah kosong yang ada di kawasan Desa Tanjung Baru. "Kami masuk ke rumah korban dengan cara memecahkan kaca jendela dapurnya. Lalu mengambil satu unit televisi 31 inci, satu unit tabung gas 3 Kg, satu unit reciver parabola dan jam tangan. Semua barang itu belum sempat kami jual, karena keburu ditangkap polisi," sesalnya.

Sementara uang hasil jambretnya selama ini ungkap Medi, sudah dibelikannya perlengkapan bayi, karena sebulan lagi istrinya akan melahirkan anak pertama. "Gaji aku dibawah Rp1 juta pak sebulan. Bini dengat lagi nak melahirke. Banyak nian butuh duit. Nah, saat kalut saya akhirnyo nekat berbuat cak ini," kilah Medi.

Terpisah, Kapolres OKU, AKBP NK Widayana Sulandari melalui Kapolsek Baturaja Timur, AKP Saharudin saat dikonfirmasi membenarkan perihal penangkapan tersebut.

Menurut Kapolsek, dari tangan kedua tersangka pihaknya berhasil menyita barang bukti berupa satu unit televisi 31 inci, satu tabung gas 3 kilogram, jam tangan serta perlengkapan bayi di rumah tersangka Medi. "Barang bukti tersebut dibeli tersangka dari hasil kejahatannya. Sementara untuk televisi, jam tangan dan tabung gas 3 kg dicuri Medi dari korbannya yang terakhir," pungkas Kapolsek.(fei)

  • Google+
  • Whatsapp

0 Comments

Leave a Comment

*) Harus diisi

Refleksi