Diposting oleh : Firwanto M Isa     Tanggal : 23 Agustus 2017 18:52     Dibaca: 222 Pembaca

Kesadaran Lapor Pajak Orang Pribadi Masih Rendah

Kepala Kanwil DJP Sumatera Selatan dan Kep. Bangka Belitung, M Ismiransyah M Zain saat memberikan keterangan di hadapan wartawan di aula lantai 5 Kanwil DJP Sumatera Selatan dan Kep. Bangka Belitung, Rabu (23/8/2017).

Palembang, Detik Sumsel - Kepatuhan penyampaian tahunan yang dilakukan oleh Wajib Pajak pada tahun 2017 sampai dengan tanggal 21 Agustus 2017 telah mencapai angka 367.582 SPT atau 82,68 persen dari jumlah Wajib Pajak (WP) yang wajib menyampaikan SPT Tahunan. Pencapaian ini meningkat 17,39 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya dan telah melebihi target yang ditetapkan oleh Pemerintah Pusat yang sebesar 322.334 SPT atau 114,04 persen.

Namun demikian, tingkat kepatuhan tersebut masih didominasi oleh WP Orang Pribadi Karyawan yang kepatuhan pembayaran pajaknya relatif sudah baik karena dipotong oleh perusahaan/ kantor.

Sementara untuk WP Badan dan Orang Pribadi Usahawan, masih belum terlalu menggembirakan. Walaupun secara target sudah mencapai 106 persen atau 47,7 persen dari WP dan Orang Pribadi Usahawan terdaftar, karena target dari pusat hanya sebesar 45 persen dari WP yang terdaftar dan wajib menyampaikan SPT. Artinya, masih ada 52,3 persen yang belum melaporkan SPTnya.

Walaupun tingkat kepatuhan Wajib Pajak di wilayah Sumatera Selatan dan Kep. Bangka Belitung terus meningkat dalam tiga tahun terakhir. Namun, Kanwil DJP Sumatera Selatan dan Kep. Bangka Belitung masih akan tetap terus menggalakkan kegiatan sosialisasi dan penyuluhan perpajakan terutama dalam penyampaian pelaporan SPT Tahunan khususnya juga kepada WP Badan dan OP non karyawan, sehingga peningkatan dalam kepatuhan kewajiban formal juga akan dibarengi kepatuhan kewajiban material Wajib Pajak.

Kepala Kanwil DJP Sumatera Selatan dan Kep. Bangka Belitung, M Ismiransyah M Zain mengimbau, agar WP yang selama ini belum mengetahui hak dan kewajiban perpajakannya untuk segera datang ke Kantor Pelayanan Pajak di wilayah domisilinya dan dipersilahkan bertanya kepada petugas yang telah ditunjuk atau melalui telepon ke Kring Pajak di nomor 021-1500-200 atau 1-500-200 (telepon seluler).

"Pada kesempatan ini kembali diingatkan, pemenuhan perpajakan merupakan kewajiban setiap warga negara sebagaimana telah diatur dalam UUD 1945. Terlebih lagi saat ini pemerintah telah menjadikan sektor perpajakan sebagai tulang punggung pembiayaan pembangunan nasional sehingga kepada WP diminta," jelasnya di hadapan wartawan, Rabu (23/8/2017).

Selain itu, agar melakukan kewajiban perpajakannya dengan baik sesuai peraturan perundang-undangan perpajakan yang berlaku.

"Direktorat Jenderal Pajak akan terus secara aktif mengedukasi dan penyuluhan agar WP mengetahui hak dan kewajiban perpajakannya dan kepada WP yang masih tidak mematuhi kewajiban perpajakannya baik sengaja maupun tidak sengaja, maka Direktorat Jenderal Pajak akan melakukan penegakan hukum perpajakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku," pungkasnya. (Fir)

  • Google+
  • Whatsapp

0 Comments

Leave a Comment

*) Harus diisi

Refleksi