Situs Berita Detik Sumsel
Redaksi Detiksumsel.com
Diposting oleh : Puji     Tanggal : 11 Januari 2018 17:29     Dibaca: 105 Pembaca

Kesal Ditertawai, Arif Siram Kawannya Dengan Cuka Para

Muhammad Arif saat dihadirkan di Mapolsek Gandus

Palembang, Detik Sumsel -- Muhammad Arif (31) setelah sempat buron dua Minggu dalam kasus penganiayaan dengan menyiramkan air keras yang menyebabkan wajah Yuliansyah cacat permanen.

Akhirnya berhasil diringkus Unit Reskrim Polsek Gandus saat sedang ngetam nunggu penumpang di depan Dermaga Point Center.

Dijelaskan warga Jalan PSI Kenayan, Lorong Palang Merah, Kelurahan 35 Ilir, Kecamatan IB II mengaku sebelum menyiramkan air keras ke wajah Yuliansyah, dia dan korban sempat jalan bersama usai mengembalikan mobil angkutan (angkot). Dirinya tiba-tiba – tiba ditabrak sepeda motor hingga tersungkur.

“Dio ketawo jingok aku ditumbur motor, bukannyo nak nolongi aku, itulah aku kesel samo dio mano bawaan samo mabuk – mabuk,”katanya saat gelar perkara di Polsek Gandus, Kamis (11/1).

Setelah ditabrak, Tommy datang menolongnya dia dinaikan kedalam Angkot yang dibawa Tommy. Dia duduk di depan dan korban duduk di belakang.

“Aku kesel nian samo dio, waktu dio turun nak balek aku siram rai nyo make cubo para, dio nak berlari aku siram lagi keno punggung belakang,"terangnya.

Sudah kejadian Arif pun langsung pulang kerumah nya dan bekerja usai bekerja seperti biasa namun pada Kamis (10/1) sekitar pukul 14.00 Wib, saat sedang menunggu penumpang ia ditangkap anggota Polsek Gandus.

“Dak tahu nian aku kalu dio cacat permanen, waktu aku nyiram cuko para aku cak kesetanan,”tambahnya.

Kapolsek Gandus AKP Aidil Fitriansyah, melalui Kanit Reskrim Ipda Herianto mengatakan pelaku ditangkap sedang menunggu penumpang di depan Dermaga Point Center tepatnya di depan museum Sultan Mahmud Badaruddin II. Berdasarkan keterangannya, air keras itu milik penumpang yang ketinggalan dan sudah satu minggu di dalam angkot tersebut.

“Motif pelaku menyiramkan air keras ke korban karena kesal, air keras itu diakui pelaku milik orang lain,"ujarnya.

Waktu menyiramkan air keras tersebut pelaku juga dalam kondisi mabuk minuman jenis tuak. 

“Pelaku kami jerat dengan pasal 351 KUHP dan korban saat ini masih menjalani perawatan di RSMH,”tandasnya.(oji)

  • Google+
  • Whatsapp

0 Comments

Leave a Comment

*) Harus diisi

Refleksi