Diposting oleh :     Tanggal : 05 Oktober 2016 13:47     Dibaca: 717 Pembaca

Khawatir Roboh, Plafon KPT Tanjung Senai Dibongkar

Tampak plafon KPT Tanjung Senai ambruk

Indralaya, Detik Sumsel- Dinilai kondisi plafon Gedung Serbaguna Caram Seguguk yang terletak di Kompleks PerkantoranTerpadu (KPT) Tanjung Senai mengkhawatirkan, karena banyak kerusakan disana sini membuat plafon tersebut dibongkar dan akan diganti medel plafon baru.

Pantauan media ini, pengerjaan pembongkaran plafon sudah dilakukan dua pekan terakhir ini, dan saat ini terpantau sudah sebagian dipasang plafon baru. Namun, Rabu (5/10) kemarin para pekerja tidak nampak satupun, diduga kuat pekerjaan terhenti karena dana belum turun.

Menurut Oob, salah satu staf bagian umum Pemkab Ogan Ilir yang sering nongkrong di gedung serbaguna tersebut mengaku, bahwa memang plafon gesung tersebut sudah beberapa diperbaiki, namun kerusakan masih tetap terjadi.

"Mungkin pak Bupati sudah kualahan melihatnya, jadi diputuskan diganti. Karena memang, kerusakan plafon ini sudah sangat mengkhawatirkan, jika ada kegiatan digedung ini, ya bisa menimpah para pejabat, " tutur pria berbadan besar ini saraya mengaku perbaikan sudah dilakukan beberapa kali, dan kerusakan masih terjadi.

Disinggung kenapa pekerjaan terhenti, karena tidak ada satupun pekerja yang melakukan pekerjaan dan tidak ada dilokasi. Oob mengaku, tidak tahu menahu. "Kalau itu saya tidak paham, coba tanya dibagian PUCK, kalau Kamis kemarin, saya lihat masih bekerja, " terangnya.

Mirwan, salah satu LSM di Ogan Ilir menuding, bahwa terhentinya pekerjaan tersebut karena pihak Pemkab belum mampu membayar uang muka pekerjaan proyek tersebut. "Bagaimana mau kerja, sekarang orang pemda tidak mampu bayar uang muka, karena tidak ada uangnya di kas pemda, " katanya.

Terpisah, Kepala Dinas PUCK, Rizal Abdullah saat akan dikonfirmasi dikantornya terkesan menghindar dari media ini. Sementara itu Seketaris PUCK, Asmiran membantah jika terhentinya pembangunan tersebut karena terkendala dana dari pemkab.

"Jumat kemarin masih kerja, ya biasa itu tukang kita ini kalau sudah dapat uang upah malas kerja, disamping itu kita maklum, kan hari libur, mungkin mereka minta izin pada pemilik proyek, "singkatnya.(evi)

  • Google+
  • Whatsapp

0 Comments

Leave a Comment

*) Harus diisi

Refleksi