Detik Sumsel Goes to Campus
Pemerintah Kabupaten Banyuasin
Diposting oleh : Fazds     Tanggal : 09 Oktober 2017 06:48     Dibaca: 243 Pembaca

Kliwon : Ponosih, Pulanglah Nak

Ponosih binti kliwon (Pakai Jilbab) saat bersama suami dan anaknya

Banyuasin,Detiksumsel - Kliwon warga RT 25 RW 07 Kampung Sribumi Kelurahan Betung Kecamatan Betung Kabupaten Banyuasin nampak gelisah.

Raut mukanya penuh kehawatiran terhadap kondisi dan keselamatan anaknya Ponosih binti kliwon (27) yang sejak Jumat (6/10/2017) sekira pukul 12.00 wib menghilang dan sampai hari ini belum diketahui keberadaanya.

"Pulanglah nak,"kata Kliwon.

Kliwon mengatakan anaknya Ponisih bekerja sebagai pegawai administrasi di Yayasan Pendidikan Satria Nusantara (SN) Kecamatan Betung. Ibu beranak satu ini dengan rekan sekantornya sebelum menghilang meminta izin pulang kerumah ada urusan keluarganya dan sekira pukul 12.00 wib.

" Anak Saya ini pamitan mau mengantarkan berkas laporan ditempatnya bekerja ke Pangkalan Balai, masih mengenakan pakaian seragam sekolahnya dan mengendarai sepeda motor matic jenis honda Beat bernomor polisi BG 2108 JR lis warna hijau putih miliknya berangkat seorang diri,"katanya.

Kliwon mengatakan memang anaknya kalau ada urusan tempatnya bekerja berangkat sendiri dengan mengendarai sepeda motor, maka waktu dia pamitan saya seperti biasanya mengiyakan sendiri.

" Yang saya bingung sekarang ini nomor ponselnya itu saat dihubungi aktif tapi tidak diangkat dan saya tanyakan dikantor tempat kerjanya, anak saya itu minta izin," jelasnya sedih.

"Saya sudah cari ditempat teman sekolah dulu dan kenalanya yang di pangkalan Balai, sungai Lilin bahkan yang di Palembang pun tidak mengetahui jejaknya, sedangkan anaknya selalu menanyakan keberadaan ibunya terus, itu yang membuat sedih, "ucapnya.

Rusdi Agus suami Ponisih mengatakan, Jumat pagi saat dirinya berangkat ke Jambi dan menghubungi hp istrinya itu masih diangkat dan berbincang dan  sudah sampai di Jambi pun masih komunikasi seperti biasa.

"saya tanya anak pun dijelaskan tanpa ada tanda-tanda kalau dia menghilang hingga sekarang ini,"katanya.

Rusdi mengaku selama ini tidak ada cekcok atau salah paham. "ketika saya pulang dari Jambi malam itu saya tanya sama bapak dan ibu bahwa dimana kok istrinya tidak ada dirumah itulah baru ada firasat istrinya hilang tidak pulang,"katanya.

"Yang membuat saya kaget lagi saat saya kontak teman kerjanya di SN, bahwa sejak pagi istri saya itu sudah izin keluar kantornya dan sejak hari Sabtu saya berusaha mencari tau keberadaanya bahkan sampai ditempat keluarga mantan suaminya pun tidak ada, "terang Rusdi sembari memeluk putranya.

Masih kata Rusdi, hari Minggu pagi ada info bahwa ada yang mengetahui diwilayah Pulau Rimau istrinya berboncengan dengan seorang laki- laki.

"Saya cari ke Pulau Rimau hingga pukul 22.30 wib hasilnya nihil. Saya Kwatir kalau istri saya itu jadi korban begal atau kena gendam atau hipnotis,"katanya.
"Saya kasihan dengan anak saya Nelsen(8) yang terus menangis mencari ibunya dan sejak ibunya tidak pulang hingga hari ini mulai susah makan dan menangis terus," tuturnya sedih.

Lebih jauh kata Rusdi, melalui penyiaran dan pemberitaan di berbagai surat kabar dan media lainya ini jika ada warga yang mengetahui keberadaan istrinya (Ponisih,red) baik dalam kondisi masih hidup atau sudah tidak bernyawa bisa mengantarkan kealamatnya di Betung atau bisa menghubungi nomor ponsel 0812-7313-179 atau 0813-6702-3455, harapnya. (Faz)

H. Hendri Zainuddin, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan
  • Google+
  • Whatsapp

0 Comments

Tinggalkan Komentar

*) Harus diisi

Refleksi