Banyuasin Siap Sukseskan Asian Games Tahun 2018
Pasang Iklan di DetikSumsel.com
Diposting oleh : Puji     Tanggal : 25 Juni 2018 13:36     Dibaca: 352 Pembaca

KMA KKN Minta Polda Sumsel Usut Dugaan Korupsi

Massa dari KMA KKN saat menggelar aksi damai di Mapolda Sumsel

Palembang, Detik Sumsel -- Puluhan massa yang tergabung dalam Komite Masyarakat Anti KKN (KMA - KKN) Sumatera Selatan mendatangi Mapolda Sumsel.

Kedatangan mereka meminta pihak kepolisian Polda Sumsel dalam hal ini Direktorat Reserse Kriminal Khusus untuk mengusut dan menyelidiki tiga kasus dugaan korupsi di Pemerintah Kota Palembang bersumber dari APBD kota Palembang tahun 2017 yang diduga melibatkan oknum pejabat di pemerintah kota Palembang.

Diantaranya, penyelewengan dana keuntungan perusahaan BUMD PT PDAM Tirta Musi Palembang sebesar 100 milyar yang bersumber dari dana APBD kota Palembang. Yang digunakan untuk pembangunan boster PDAM Gandus.

Namun kenyataannya pengadaan dan pemasangan pipa air bersih di Kecamatan Gandus sampai saat ini terbengkalai.

Selain itu dugaan korupsi dana CSR dari PT Bukit Asam ke PDAM Tirta Musi sebesar empat milyar untuk pembangunan skate park samping jembatan Ampera yang pengerjaan tidak sesuai dengan RAB gambar diduga kontraktor tidak sanggup melanjutkan pekerjaan nya.

Serta dugaan penggelapan uang ganti rugi penebangan pohon besar penghijauan disepanjang jalan mulai dari Jalan Sultan Mahmud Badaruddin II KM 10 sampai ke KM 12 sebesar tiga milyar dan diduga dana tersebut diambil oleh oknum pejabat Pemkot Palembang yang diminta melalui kepala dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan permukiman kota Palembang dari kantor kontraktor Pertamina jaringan pipa gas ke PT Pusri oleh PT Pertagas.

Muhammad Almi korindinator aksi mengatakan, Pada hari ini kita melakukan aksi damai dimana melaporkan dugan kasus korupsi yang terjadi di kota Palembang. Ada beberapa poin-poin yang sampaikan teman-teman dalam orasinya. orasi politiknya tentang penyelewengan dana PT PDAM Tirta Musi dan dua item dugaan korupsi yang lain.

"Kami Memimtak kepada Kapolda untuk membentuk tim agar dugaan korpusi yang terjadi di Sumatera Selatan khususnya di kota Palembang supaya cepat di tindak lanjuti, dan kami mendukung kinerja Polda Sumsel untuk di tindak tegas terhadap oknum yang korupsi di Kota Palembang,"katanya.

Sementara itu, Kepala Urusan Monitor Bidang Humas Polda Sumsel Kompol Suparlan yang menemui para pendemo saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya akan menindaklanjuti aspirasi yang disampaikan massa Komite Masyarakat Anti KKN Sumsel kepada Kapolda Sumsel terkait dugaan korupsi di Pemerintah Kota Palembang. 

”Semua data yang diberikan kepada kita tentunya diterima, untuk kemudian kita mengecek dulu kebenaran atau valid tidaknya data tersebut. Kalau nantinya memang ada unsur pidana akan kita proses, namun bila tidak terbukti atau tidak mengandung unsur pidana, ya tentu saja kita tidak dapat memprosesnya,” ungkapnya.(oji)

H. Hendri Zainuddin, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan
  • Google+
  • Whatsapp

0 Comments

Tinggalkan Komentar

*) Harus diisi

Refleksi