Banyuasin Siap Sukseskan Asian Games Tahun 2018
Pasang Iklan di DetikSumsel.com
Diposting oleh : Rendi     Tanggal : 12 Januari 2018 12:26     Dibaca: 639 Pembaca

Kondisi Jalan Menuju Objek Wisata Pagar Alam Memprihatinkan

Salah Satu Jalan menuju Objek Wisata Kota Pagaralam

Pagaralam, Detik Sumsel - Sebagai kota yang menjadi salah satu destinasi wisata yang cukup digemari wisatawan lokal maupun luar kota. Kota Pagaralam terus berupaya membenahi sektor pariwisata, guna menggali potensi dan meningkatkan kunjungan wisatawan. Namun hal ini, tidak dibarengi dengan peningkatan infrastruktur seperti jalan menuju beberapa objek wisata yang ada.

Hal tersebut terlihat dengan tidak sedikit wisatawan baik lokal maupun luar kota Pagaralam yang mengeluhkan kondisi jalan yang rusak, sehingga cukup untuk menempuh objek wisata karena belum adanya perbaikan jalan. Parahnya bahkan belum adanya pembangunan jalan ketempat tujuan wisata tersebut.

Pantauan detiksumsel.com seperti yang ada di jalur menuju objek wisata Air terjun Curup Embun, Curup Mangkok, Dempo Park, Curup Tujuh Kenangan serta objek wisata Hutan Bambu. Kondisi jalan menuju objek wisata tersebut sudah sangat memperihatinkan karena jalan yang rusak sehingga mengancam keselamatan pengunjung.

Hendias (24) salah seorang pengunjung sangat menyayangkan kondisi ini, padahal menurutnya, objek wisata dipagaralam selalu ramai pengunjung tidak hanya dihari hari libur namun juga dihari biasa. "Ada sebagian jalan yang kerusakanya sudah sangat parah dan membahayakan," katanya kepada detiksumsel.com (12/1/2018).

Seharusnya, lanjut dia, peningkatan sektor wisata ini harus dibarengi dengan baiknya insfrastruktur jalan, supaya para pengunjung dapat merasa nyaman. "Jika kondisi objek wisata dan infastrukturnya baik, bukan hanya dapat meningkatkan wisatawan otomatis juga dapat meningkatkan PAD Kota Pagaralam dan perekonomian masyarakat sekitar objek wisata," tanbahnya

Sementara itu, Rian (32) salah seorang warga sekitar menjelaskan, kerusakan jalan yang ada di jalur objek wisata tersebut sudah cukup lama, bahkan sudah pernah terjadi kecelakaan tunggal di jalan tersebut. "Jalan ini bukan saja jalan menuju objek wisata pak, namun juga merupakan akses utama warga sekitar sehari-hari yang memiliki perkebunan di kawasan tersebut,"ungkapnya.(rendi)


  • Google+
  • Whatsapp

0 Comments

Tinggalkan Komentar

*) Harus diisi

Refleksi