Banyuasin Siap Sukseskan Asian Games Tahun 2018
Pasang Iklan di DetikSumsel.com
Diposting oleh : Erizal Wandi     Tanggal : 28 Desember 2017 12:19     Dibaca: 315 Pembaca

Kontraktor Diultimatum Selesaikan Proyek Tepat Waktu

Kepala Dinas PUPR Kota Prabumulih, M Supi ST

Prabumulih, Detik Sumsel – Sejumlah proyek pembangunan yang menggunakan dana APBD maupun APBN di Kota Prabumulih sebagian besar dinyatakan telah rampung. Meskipun demikian masih ada beberapa proyek yang belum tuntas dikerjakan oleh pihak ketiga. Untuk itu, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Prabumulih memberikan ultimatum, agar kontraktor dapat segera menyelesaikan proyek tepat waktu. 

Kepala Dinas PUPR Kota Prabumulih, M Supi ST saat dikonfirmasi menjelaskan jika pihaknya sudah melakukan serah terima sejumlah proyek dari pihak kontraktor. Ia pun yakin jika seluruh proyek yang menggunakan anggaran 2017 bisa rampung tepat waktu. 

"Sebagian besar sudah selesai dan sudah dilakukan pembayaran. Memang masih ada sebagian kecil proyek yang masih berjalan, itu pun sudah masuk tahap finishing," ujar Supi kepada detiksumsel.com, (28/12). 

Dengan masih adanya beberapa pekerjaan yang belum selesai, dia meminta agar pihak ketiga segera menyelesaikan proyek sesuai progres. Jika pihak ketiga tidak mampu mengerjakan proyek tepat waktu, maka pembayaran pun tidak akan dibayar secara keseluruhan. Bahkan kontraktor pelaksana akan dikenakan sanksi berupa denda, sesuai dengan ketentuan yang berlaku. 

"Yang dibayar sesuai volume saja. Apalagi kalau pekerjaannya asal-asalan dan tidak sesuai spek, maka akan kita black list perusahaan tersebut. Hal ini sebagai bentuk peringatan agar para rekanan betul-betul melaksanakan pekerjaan sesuai kontrak kerja. Sebab dalam kontrak kerja sudah tertera waktu dan masa pelaksanaan proyek," tegasnya. 

Supi membeberkan, kegiatan proyek yang ada di Dinas PUPR meliputi pembangunan serta pemeliharaan jalan, kegiatan pembangunan gedung, rehab bangunan berat dan ringan, drainase dan lain-lain. Dari laporan seluruh proyek yang dilaksanakan sepanjang tahun 2017 saat ini progresnya mendekati 100 persen. 

"Untuk pemeliharaan tetap masih menjadi tanggung jawab pihak ketiga selama enam bulan kedepan. Jika terjadi kerusakan itu adalah tanggungjawab pihak ketiga, kecuali kerusakan disebabkan oleh bencana alam, itu sudah diluar tanggung jawab kontraktor," tandasnya. (Ichal)

H. Hendri Zainuddin, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan
  • Google+
  • Whatsapp

0 Comments

Tinggalkan Komentar

*) Harus diisi

Refleksi