Diposting oleh : Andi Ardian     Tanggal : 16 Februari 2017 18:18     Dibaca: 478 Pembaca

Koperasi AJKP Soalkan Asetnya Dilelang

Ilustrasi

Tanjung Enim, Detik Sumsel- Koperasi Aneka Jasa Karuni Jasa (AJKP), Tanjung Enim, Kecamatan Lawang Kidul menyoalkan asetnya di lelang salah satu bank, yakni Cabang Bank Rakyat Indonesia (BRI) Tbk Muara Enim.

Ketua Koperasi AJKP Imran Safari didampingi Alfin mengatakan, pihaknya memiliki niat untuk pembayaran atas pinjaman yang telah dilakukan pada KCP BRI Tanjung Enim. Bukti pembayaran koperasi AJKP dari september 2011-2015 terhadap 3 fasilitas kredit yaitu, kredit rekening koran Rp 150 juta (atas nama koperasi). kredit Multi Guna Rp 350 juta (atas nama yusuf kurnia/ketua lama yang menghilang), dan kredit BRI Guna (atas nama Aisyah/Sektaris koprasi). Jadi, total Rp 600 juta. Sisa pinjaman tinggal Rp 300 jutaan.

Namun, karena Koperasi AJKP ada masalah aset karena aset kendaraan yang bekerja sama dengan PT PAMA ada permasalahan. Maka, masalah keuangan di Koperasi AJKP muncul ditambah menghilangnya Ketua Koperasi AJKP yang lama.

"Atas hal ini tentu BRI harusnya tanggap ditahun 2012. Tapi bukan membantu atau membina mitranya sendiri tapu BRI hanya bisa tagih hutang ke koperasi kita," tuturnya, Kamis (16/2).

Bahkan, diitahun 2015 BRI, baik secara tembusan surat atau pun surat langsung sudah dikirimkan surat yang intinya Koperasi AJKP memberikan informasi, bahwa pihaknya lagi mengurus 6 unit kendaraam milik koperask yang diduga digelapkan manajemen pihak ketiga yang berkerja sama dengan koperasi yakni salah satu perusahaan Subkon PT BA. Dan, satu unit lagi  digelapkan ketua lama dengan penadahnya oknum PT BA. Yang mana unit mobil tersebuy yang bersumber dananya adalah pinjaman dari BRI KCP Tanjung Enim secara bertahap dari 2006,2008 dan 2010.

Dijelaskannya juga, Koperasi AJKP mendapat 3 fasilitas kredit daru BRI KCP Tanjung Enim yaitu kredit modal kerja (KMK)) atas nama koperask AJKP sebesar RP 150 juta pada 2005 dengan agunan SHM rumah. kredit multi guna (KMG) atas nama Ketua Koperasi AJKP lama (yusuf kurnia) pada 2008 sebesar Rp 350 juta dengan agunan SHM lahan kosong 4520 m2 dan BRIguna atas nama sekretaris koperasi AJKP yaitu, ibu aisyah rosmiawati dengan non agunan SHM sebesar Rp 100 jut .total pinjaman Rp 600jt.

"Harapan saya sebagai Ketua koperasi AJKP sekarang. Pada pihak BRI kiranya bisa berlaku lebib menghargai dan lebih profesional pada mitranya," harapnya.

"Bekerjalah untuk lebih benar bukan untuk lebih praktis atau untuk lebih mudah semata untuk mengejar karir atau sebagai alasan hanya sekedar jalankan tugas saja," tambahnya.

Sementara itu, Kepala KCP BRI Tanjung Enim Sunu mengatakan, kalau permasalahan ini sudah cukup lama. Dimana, pinjaman ini bukan atas nama Koperask AJKP, melainkan perorangan. Pihaknya juga, sudah sering mengirimkan surat peringatan agar pihak yang meminjam bisa segera melunasi pinjaman.

"Untuk itu jaminan yang sudab menjadi jaminan ke bank akan dilelang," tuturnya.

Mengenai, masalah Koperasi AJKP dengan perusahaan lain yang asetnya ada bermasalah, maka Koperask AJKP bisa mengurusnya dan itu merupakan urusan pihak Koperask AJKP dengan pihak perusahaan yang bekerja sama dengan Koperasi AJKP tersebut.(ndi)

  • Google+
  • Whatsapp

0 Comments

Leave a Comment

*) Harus diisi

Refleksi