Diposting oleh : Fazds     Tanggal : 25 Mei 2017 00:32     Dibaca: 571 Pembaca

Korban Bom Kampung Melayu 11 Orang

Suasana kampung melayu Jakarta Timut pasca ledakan bom

Jakarta,Detiksumsel - Polisi mendata ada 11 orang menjadi korban dalam ledakan di dekat Halte Bus Transjakarta Terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur. Satu orang diduga pelaku meninggal dunia, satu anggota Polri juga meninggal dunia dan sembilan orang lainnya luka-luka.
"Saya update terakhir korban ada 11. Satu meninggal diduga pelaku, kemudian satu korban meninggal anggota Polri, lalu empat anggota Polri luka-luka, dan lima masyarakat luka-luka. Jadi semua total 11 orang," ujar Kadiv Humas Polri Irjen Pol Setyo Wasisto, Rabu (24/5) malam seperti dilansir beritasatu.com
Dikatakannya, polisi masih mengidentifikasi salah satu korban dari sipil yang diduga merupakan pelaku bom bunuh diri.
"Diduga satu korban dari masyarakat itu adalah pelaku. Identitas sementara belum bisa kami sampaikan," ungkapnya.
Ia menyampaikan, Tim Gegana Polda Metro Jaya masih terus melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan menyisir sekitar lokasi.
"Kita sedang melakukan olah TKP. Mohon sabar. Harus disterilkan. Mohon diberikan waktu kepada Polri untuk olah TKP," katanya.

Satu Polisi Gugur

Satu anggota Polda Metro Jaya Bripda Topan Al Agung, meninggal dunia akibat ledakan diduga bom bunuh diri, di dekat Halte Bus Transjakarta, Terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur. Korban gugur saat bertugas mengamankan pawai salah satu organisasi kemasyarakatan (ormas) di sekitar lokasi ledakan.
"Satu orang dipastikan meninggal dunia diduga pelaku. Anggota Polri Bripda Topan meninggal, lainnya luka-luka sedang dirawat di rumah sakit," ujar Wakapolri Komjen Pol Syafruddin, Rabu (24/5) malam.
Dikatakannya, korban Topan gugur ketika sedang menjalankan tugas bersama anggota lainnya mengamankan aksi pawai salah satu ormas, di sekitar lokasi.
"Saya sampaikan keprihatinan yang mendalam semua aparat kepolisian. Anggota sedang mengamankan sekolompok masyarakat yang sedang pawai di sekitar Kampung Melayu," ungkapnya.
Saat ini, korban-korban luka sudah menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit diantaranya RS Primier Jatinegara dan RS Budi Asih. (Net)

  • Google+
  • Whatsapp

0 Comments

Leave a Comment

*) Harus diisi

Refleksi