Banyuasin Siap Sukseskan Asian Games Tahun 2018
Pasang Iklan di DetikSumsel.com
Diposting oleh : ADVETORIAL     Tanggal : 27 Maret 2018 14:05     Dibaca: 380 Pembaca

KPU Sukses Gelar Debat Publik Tahap Pertama

Enam Paslon Walikota Dan Wakil Walikota Pagaralam Saat Foto Bersama Panelis Usai Debat Kandidat Yang Diselenggarakan KPU Kota Pagaralam. (foto istimewa)

Pagaralam, Detik Sumsel- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pagaralam menggelar Debat Publik Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Pagaralam periode 2018-2023 tahap pertama.

Pantauan detiksumsel.com, Selasa (27/03) Debat Publik dilaksanakan di Gedung Serbaguna SD Negeri 74 Gunung Gare Pagaralam dengan menyajikan enam Segmen dan berjalan dengan lancar dan sukses.

Dalam Debat Publik ini KPU Pagaralam tersebut, KPU langsung menghadirkan tiga Panelis yang berkompeten, yaitu Prof.Didik Susetyo Guru Besar Ekonomi Unsri, kemudian Dr.Febrian Dekan Fakultas Hukum Unsri, Serta Dr Ardivan Septawan ilmuwan dan sospol yang juga didatangkan dari Unsri.

Selain disaksikan langsung oleh Tim sukses masing Paslon, KPU juga mengundang dalam acara tersebut Forum Komunikasi Daerah (Forkopimda) Kota Pagaralam,masing-masing timses paslon, golongan masyarakat Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, dan Perguruan Tinggi.

Ketua KPU Pagaralam Yenli Elmanoferi dalam sambutanya mengatakan bahwa debat publik paslon ini adalah salah satu momen penting dalam tahapan pilkada bagi masing-masing paslon, sebab dalam kegiatan ini paslon dapat menyampaikan langsung Visi dam Misi mereka ke masyarakat.

"Karena debat ini merupakan kali pertama dilakukan dalam pilkada Pagaralam, jadi hal inilah momentum bagi paslon untung mematangkan visi dan misi mereka sekaligus mengajak masyarakat untuk memilih pemimpin yang benar- benar sesuai yang diharapkan,"paparnya.

Bahkan, kata Yenli, pihaknya mengharapkan dengan adanya debat publik ini juga dapat memberikan‚Äč serta menjadi pendidikan politik bagi seluruh element masyarakat khususnya masyarakat Pagaralam .

"Karena sudah saatnya masyarakat cerdas dan pintar dalam memberikan hak suaranya siapa yang baik menurut mereka untuk memimpin Kota Pagaralam periode berikutnya,"ungkapnya

Yenli menegaskan, debat publik juga bertujuan untuk membuktikan kepada semua orang bahwa apa yang selama ini menjadi kekahwatiran semua pihak bahwa Pilkada Pagaralam termasuk Kota Paling rawan akan pelanggaran.

"Namun terbukti, saat debat ternyata sama sekali tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan seperti gesekan antar pendukung dan intimidasi sesama paslon baik berbentuk‚Äč ucapan maupun tindakan, ini menunjukan jika Pilkada Pagaralam dapat berjalan damai dan kondusif,"pungkasnya. (Adv/Rendi)

H. Hendri Zainuddin, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan
  • Google+
  • Whatsapp

0 Comments

Tinggalkan Komentar

*) Harus diisi

Refleksi