Banyuasin Siap Sukseskan Asian Games Tahun 2018
Pasang Iklan di DetikSumsel.com
Diposting oleh : Puji     Tanggal : 26 Juni 2018 18:46     Dibaca: 152 Pembaca

Kunker di Palembang, Anggota Komisi V DPR RI Ini Soroti Pendangkalan dan Jembatan Musi IV

Anggota Komisi V DPR RI Bambang Haryo Soekartono (pakai batik) saat berbincang dengan Karyawan PT Pelindo II cabang Palembang dan Dinas Perhubungan

Palembang, Detik Sumsel -- Anggota komisi V DPR RI Bambang Haryo Soekartono melihat perkembangan dari pada apa yang sudah direkomendasikannya pada saat Kanker Komisi V beberapa waktu yang lalu dikota Palembang.

Dimana alur maupun tempat sandaran kapal terutama kapal yang panjang nya 150 meter di pelabuhan Boom Baru Palembang menemui kesulitan karena adanya pembangunan jembatan Musi IV.

"Sudah lebih dari tiga tahun akibat kebijakan pembangunan kapal sulit untuk bersandar di pelabuhan Boom Baru Palembang,"katanya disela sela kunjungan kerja nya di Palembang Selasa (26/6).

Untuk itu, Komisi V menawarkan solusi kepada pemerintah berupa pengembangan pelabuhan Tanjung Carat di Banyuasin dan harus segera dilaksanakan oleh pemerintah.

Menurut nya apa bila solusi yang ditawarkan ini segera dilaksanakan pemerintah kedepannya kapal - kapal besar bisa lancar masuk ke Palembang.

"Dengan masuknya kapal - kapal besar di Palembang, otomatis akan menumbuhkan pertumbuhan ekonomi yang sangat pesat dan pengangkutan logistik ke Palembang jadi lebih efisien lagi,"ucapnya.

Yang kedua, anggota DPR RI Fraksi Gerindra ini juga menyampaikan keluhan dari Asosiasi Pemilik Pelayaran Nasional Indonesia atau Indonesian National Shipowners Association (INSA) karena banyak nya kapal kapal yang keluar masuk ke Hulu sungai Musi terutama kapal - kapal pengangkut batubara justru mengalami kesulitan.

"Kesulitan yang dihadapi kapal - kapal ini adalah banyak nya pembangunan jembatan diatas sungai Musi. Untuk itu kedepannya kementerian PU harus menyediakan space bagi kapal kapal pengangkut Batubara jika akan membangun jembatan diatas sungai,"tambahnya.

Dikatakan Bambang, pembangunan jembatan diatas sungai tidak boleh menghambat jalur kapal pengangkut distribusi logistik diperairan seperti diwilayah perairan Sungai Musi.

"Contoh nya di Filipina, pemerintah setempat membongkar seluruh jembatan pendek yang dibawa empat puluh meter menghambat lalu lintas kapal yang melintas di Sungai,"jelasnya.

Tidak hanya itu, anggota DPR RI dapil Jawa Timur ini juga menyoroti pendangkalan perairan disekitar sungai Musi dan pelabuhan Tanjung Api-Api yang membuat sulit kapal bersandar saat air surut.

"Selain sulit untuk bersandar, pendangkalan juga bisa menyebabkan kapal menjadi kandas yang membahayakan pelayaran. Dan jika terjadi kecelakaan maka yang paling bertanggung jawab adalah Dishub,"pungkasnya.(oji)

H. Hendri Zainuddin, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan
  • Google+
  • Whatsapp

0 Comments

Tinggalkan Komentar

*) Harus diisi

Refleksi