Banyuasin Siap Sukseskan Asian Games Tahun 2018
Pasang Iklan di DetikSumsel.com
Diposting oleh :     Tanggal : 07 Mei 2017 19:50     Dibaca: 909 Pembaca

Lantai Jembatan Jebol, Truk Pembawa Kopi Terperosok

Kondisi truk pengangkut kopi yang terperosok di lantai jembatan menyebabkan kemacetan panjang di jembatan Ponton, Kecamatan Paiker, Kabupaten Empat Lawang, Minggu (07/05)

Empat Lawang, Detik Sumsel – Diduga tak kuat menahan beban truk pembawa karet yang akan melintas, lantai jembatan ponton penghubung antara Kecamatan Ulu Musi dengan Pesemah Air Keruh (Paiker) yang terbuat dari plat besi jebol, Minggu (07/05) sekitar pukul 07.00 WIB. 

Akibat peristiwa ini, ban depan mobil truk terperosok dan tidak bisa melanjutkan perjalanan. Kondisi ini membuat arus lalu lintas sempat macet total sepanjang 1,5 Kilometer. Kemacetan baru bisa terurai dua jam kemudian setelah pengemudi truk bersama warga melakukan bersama-sama melakukan pengangkatan roda kendaraan yang terperosok. 
 
Informasi yang diperoleh di lapangan, kerusakan lantai jembatan bukan hanya terjadi karena muatan trus, melainkan lantaran kondisi lantai jembatan yang sudah mengalami kerusakan. 

Fendri, salah seorang warga Kecamatan Ulu Musi mengatakan, kondisi lantai jembatan ponton tersebut memang sudah sangat memprihatinkan dan sudah tidak layak lagi digunakan. Setiap ada kendaraan yang melintas, lantai jembatan selalu berbunyi.
 
"Diharapkan Pemkab Empat Lawang dapat segera melakukan perbaikan menyeluruh terhadap jembatan tersebut, sebelum memakan korban jiwa. Jembatan itu sudah memerlukan perbaikan segera," katanya.
 
Senada diungkapkan Ali Usman, warga Kecamatan Paiker. Seingatnya, jembatan ponton tersebut dibangun pada zaman HM Kafrawi Rahim (Bupati Lahat 1988-1993). Rangka bajanya berasal dari bekas jembatan Merapi. 

"Bayangkan, sudah berapa lama jembatan itu. Sayangnya, sampai sekarang para wakil rakyatnya tidak ada gergetnya demi pembangunan yang menguntungkan rakyat banyak. Kalau untuk pribadi baru diusahakan," cetusnya.
 
Camat Paiker, Indera Supawi menuturkan,  pihaknya akan mengusulkan perbaikan ke Pemerintah Empat Lawang. “Sementara kita usulkan perbaikan jembatan dan pembuan plang batas maksmal tonase yang bisa melewati jembatan ini,” ucapnya
 
Sementara, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Empat Lawang, Syarkowi Rasyid ketika hendak dikonfirmasi melalui telepon, nomor ponselnya tidak aktif. Begitu juga dengan Kabid Bina Marga, Qolbi. (Cha)


  • Google+
  • Whatsapp

0 Comments

Tinggalkan Komentar

*) Harus diisi

Refleksi