Situs Berita Detik Sumsel
Redaksi Detiksumsel.com
Diposting oleh : AMS     Tanggal : 07 November 2016 20:33     Dibaca: 270 Pembaca

LKBH UIN Siapkan Bantu Warga Miskin

Rektor UIN Raden Fatah Palembang Prof Drs H M Sirozi MA Phd bersama Ketua BPK RI, Dr. H. Harry Azhar Aziz MA saat Launching LKBH UIN Raden Fatah di Aula Akademik Center, Senin (7/11).

Palembang, Detik Sumsel- Minimnya pemahaman masyarakat tentang hukum membuat mereka enggan berurusan dengan menjalani proses hukum untuk mendapatkan kebenaran dan keadilan. Hal inilah yang mendasari Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang perlu mendirikan Lembaga Kajian Dan Bantuan Hukum (LKBH).

“LKBH hadir untuk menjadi solusi bagi masyarakat yang memerlukan bantuan hukum. Lembaga ini tidak hanya melakukan kajian dan bantuan kepada internal UIN saja, tapi juga kepada warga miskin yang memerlukan advokasi,” kata Ketua LKBH UIN Raden Fatah Palembang Dr. K.A Bukhori,  M.HUM kepada wartawan Detik usai Launching di Aula Akademik Center, Senin (7/11).

Bukhari mengatakan, LKBH terbentuk 20 Juli lalu, tapi baru kali ini diresmikan langsung oleh Rektor UIN Raden Fatah Palembang Prof Drs H M Sirozi MA Phd dengan disaksikan langsung Ketua BPK RI, Dr. H. Harry Azhar Aziz MA. “Masyarakat miskin menjadi program prioritasnya karena memang semua warna negara punya hak untuk mendapatkan pendampingan hukum. Tidak perlu khawatir tentang biaya karena semuanya gratis,”jelasnya.

LKBH, lanjut Ka. Prodi HTN Pascasarjana UIN Raden Fatah ini sudah memulai sosialisasi kepada masyarakat dalam hal advokasi hukum baik Perdata Maupun Pidana. Bagi masyarakat yang memang membutuhkan bantuan hukum bisa datang langsung ke kantor LKBH yang berlokasi di Lantai II BAK UIN Raden Fatah Palembang “Dapat langsung datang dan langsung dilayani untuk bantuan hukum," tambahnya.

Masih menurut Bukhari, terdapat sepuluh pokok wilayah kerja LKBH. Meliputi, Legal Advice (Litigasi dan non Litigasi), Legal Service (Litigasi dan non Litigasi), Legal Consultant (non Litigasi) dan Legal Opinion / Legal Coment (Litigasi dan non Litigasi).

Lalu, Legal Drafting (non Litigasi),  Legal Information, Legal Aid (memberikan bantuan hukum secara Cuma-Cuma kepada masyarakat yang tidak mampu), Legal Reforme (Pembaharuan Hukum), Legal Clinic / Legal Education, dan Legal Cooporation / Legal Relationshi. “Berdasarkan SK saat ini, LKBH inu telah beranggotakan lebih dari 30 orang yang sudah bergabung dengan kita dan dipresiksi akan terus bertambah, Kita tidak membatasi anggota baik itu di UIN maupun luar UIN," pungkasnya. (Wira)

  • Google+
  • Whatsapp

0 Comments

Leave a Comment

*) Harus diisi

Refleksi