Iklan Lucianty Pahri
Pemerintah Kabupaten Banyuasin
Diposting oleh : Red     Tanggal : 17 April 2018 06:54     Dibaca: 368 Pembaca

Loyalis di Sumsel Siap Dorong Cak Imin Jadi Wapres. Ini alasannya...

Loyalis Cak Imin di Sumsel, M. Haekal Al-Haffafah S.Sos

Palembang, Detik Sumsel- Munculnya nama Cak Imin sebagai Cawapres menimbulkan banyak kontroversi. Pernyataan sikap PKB mendukung Jokowi-Cak Imin sebagai Capres dan Cawapres 2019-2024 mendapat kritikan dari partai Koalisi. Kritik itu muncul dari PPP yang menilai bahwa sikap PKB mengusung Jokowi dan Cak Imin sebagai Capres dan Cawapres adalah tindakan yang terlalu jauh.

Hasil Survei KedaiKopi 19-27 Maret 2018 merilis nama Cawapres pendamping Jokowi menyebut nama Cak Imin berada di peringkat tengah dengan elektabilitas 2,1%. Sebelumnya hasil survei SMRC pada bulan Desember 2017 merilis nama Cak Imin mendapat kepercayaan responden dengan elektabilitas 1,2%. Sementar Lingkaran Survei Indonesia (LSI) menempatkan nama Cak Imin dengan tingkat elektabilitas 14,9%.

“Angka itu terlihat biasa apalagi jika melihat nama Cak Imin berada dalam posisi tengah bursa Cawapres. Namun dalam politik sering terjadi yang namanya anomali, apalagi jika mengingat Cak Imin sebagai Ketua Umum Partai dengan basis pendukung massa Islam yang besar," kata M. Haekal Al-Haffafah S.Sos, Mahasiswa Program Master Politik Universitas Nasional, Rabu (17/4).

Meski banyak yang tak sependapat, menurut Haekal, keberadaan Cak Imin  justru merupakan pelepas dahaga atas kerinduan banyak orang yang mengharapkan kehadiran tokoh muda sebagai Cawapres.

“Ditengah wajah lama yang muncul, kehadiran Cak Imin sebetulnya adalah representasi politik yang mewakili aspirasi kelompok Islam dan Nasionalis” Kata loyalis Cak Imin ini. 

Menurut aktivis pemuda Islam ini, Cak Imin punya modal besar untuk maju sebagai Cawapres. Selain mesin partai, Representasi Santri dan kaum Nahdiyin menjadi modal sosial untuk mengahantarkanya menjadi RI 2. Apalagi jika melihat partai Islam yang membackup koalisi Jokowi adalah PKB. "Tentu sulit jika Jokowi tidak menggandeng Cak Imin dalam koalisinya," paparnya. 

Apalagi, di beberapa daerah sosialisasi nama Cak Imin santer terdengar dengan baliho “Cak Imin Cawapres Kita” berhasil mengikat perhatian publik.  Ekspresi dukungan mengalir diberbagai kota dengan nama Sahabat Muda Cak Imin, Relawan Join  (singkatan dari Jokowi Cak Imin).

Pada Pemilu Legislatif 2014 Partai yang dipimpin Cak Imin berhasil meraih 9.04% suara parlemen dengan perolehan total suara 11,298,957. Hasil Suara ini melebihi ambang batas parlemen (Parlementary Threshold) sebesar 2,5% pada 2014 lalu.

"Kita perlu menempatkan harapan kita pada tempat yang tepat, kita ingin menghadirkan semangat muda dalam kepemimpinan Nasional," sambungnya. 

Haekal menambahkan, dalam waktu dekat akan Jumpa Pers untuk mendeklarasikan Loyalis Cak Imin di Sumsel. “Kita merindukan sosok muda dalam kancah politik Nasional. Kita ingin berteman dan menjadi Sahabat Cak Imin. Energi besar yang ada pada kaum muda harus menjadi kekuatan positioning dalam Pilpres 2019 paling tidak untuk posisi Wapres," tutupnya. (Netizen) 

H. Hendri Zainuddin, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan
  • Google+
  • Whatsapp

0 Comments

Tinggalkan Komentar

*) Harus diisi

Refleksi