Diposting oleh : Poetra     Tanggal : 29 Agustus 2017 18:06     Dibaca: 177 Pembaca

Main Sabu Diganjar Vonis Ringan

Palembang, Detik Sumsel - Meskipun Indonesia berstatus darurat narkoba, diduga tak membuat penanganan hukum di peradilan PN klas 1 A khusus Palembang dan Kejaksaan Negeri Palembang tegas dan serius.

Itu terbukti dari beberapa kasus narkotika yang hanya dikenakan dengan hukuman ringan. Salah satunya terdakwa Kgs Wawan Bin Kgs Toni (27) yang hanya diganjar 4 tahun dan 6 bulan penjara denda Rp 800 juta atau subsider 2 bulan lantaran terbukti memiliki 1 paket kecil sabu, Selasa (29/8/2017).

Terdakwa diganjar vonis teringan mengingat majelis hakim diketuai Elli SH MH menjerat terdakwa dengan Pasal 112 ayat 1 UU NO 35 Tahun 2009 yang berbunyi 112 ayat 1 UU No 35 tahun 2009 tentang narkotika yang berbunyi "Setiap orang yang tanpa hak atau melawan hukum memiliki, menyimpan, menguasai, atau menyediakan narkotika golongan I bukan tanaman, dipidana dengan pidana penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun dan pidana denda paling sedikit Rp 800 dan paling banyak Rp 8 miliar".

Vonis ringan tersebut ternyata tak berbeda jauh dengan tuntutan Jaksa Penuntut umum Yetmi Febriandini SH yang disidangkan oleh JPU Desmilita SH dengan tuntutan 4 tahun dan 6 bulan denda Rp 800 juta subsider 6 bulan kurungan.

Usai mendengarkan vonis tersebut, terdakwa yang didampingi kuasa hukum dari Posbakum PN Palembang, Advokad Romaita SH menyatakan, menerima putusan tersebut. Sebelum akhirnya sidang dinyatakan ditutup dan selesai. "Sidang dinyatakan selesai," tukasnya.

Diketahui, terdakwa dibekuk oleh polisi pada Mei silam di Jl Aiptu Wahab depan Lrg Juminten 15 Ilir. Terdakwa kedapatan memiliki menguasai narkotika golongan 1 bukan jenis tanaman berupa satu paket sabu di tangan sebelah kanan terdakwa sebelum akhirnya dibekuk dan dihadapkan ke muka sidang. (vot)

  • Google+
  • Whatsapp

0 Comments

Leave a Comment

*) Harus diisi

Refleksi