Banyuasin Siap Sukseskan Asian Games Tahun 2018
Pasang Iklan di DetikSumsel.com
Diposting oleh : Poetra     Tanggal : 25 Juni 2018 16:01     Dibaca: 184 Pembaca

Main Sabu, Kosim Terancam 20 Tahun Bui

Kosim saat menjalani sidang dakwaan di PN KLas 1A Khusus Palembang.

Palembang, Detik Sumsel,- Terdakwa kasus narkotika Arfan kosim Alias Arfan Bin KGD Kosim Arif hanya dapat tertunduk lesu lantaran terancam pidana penjara selama 20 Tahun pada sidang di PN Klas 1 A khusus Palembang, Senin (25/6).

Itu lantaran oleh JPU Arif SH di gantikan JPU Nani SH mendakwa terdakwa dengan pasal 114 ayat 1 UU no 35 tahun 2009 tentang narkotika, dan Pasal 112 ayat 1 UU no 35 tahun 2009 tentang narkotika yang ancamanya 20 tahun penjara.

Dalam dakwaan JPU, terungkap bahwa terdakwa pada hari Selasa tanggal 27 Maret 2018 sekira pukul 10.00 Wib atau setidak-tidaknya pada suatu waktu dalam bulan Maret tahun 2018, bertempat di Jalan Karya Jaya Komplek Griya Cipta Pratama Blok C12 Rt. 61 Rw. 16 Kelurahan Lebong Gajah Kecamatan Sematang Borang Kota Palembang tepatnya di rumah terdakwa, Terdakwa tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk di jual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar atau menyerahkan Narkotika Golongan 1 dalam bentuk bukan tanaman jenis shabu berupa 1 (satu) bungkus plastik bening berisikan kristal kristal putih dengan berat netto 0,456 gram.

Berawal pada hari minggu tanggal 25 Maret 2018 sekira pukul 10.00 wib terdakwa pergi ke 9 (sembilan) ilir untuk menemui Sdr. Yadi (DPO). Sesampainya di 9 (sembilan) ilir terdakwa langsung bertemu Sdr. Yadi (DPO) di warung kopi dan langsung memesan sabu kemudian terdakwa mengeluarkan uang sebesar Rp. 400.000,- (empat ratus ribu rupiah) untuk membeli Narkotika jenis shabu kepada Sdr. Yadi (DPO). Setelah Narkotika jenis shabu tersebut diterima oleh terdakwa , Sdr. Yadi (DPO) langsung pergi meninggalkan tempat tersebut.

Selanjutnya berdasarkan informasi dari masyarakat, pada hari Selasa tanggal 27 Maret 2018 sekira pukul 10.00 Wib bertempat di Jalan Karya Jaya Komplek Griya Cipta Pratama Blok C12 Rt. 61 Rw. 16 Kelurahan Lebong Gajah Kecamatan Sematang Borang Kota Palembang tepatnya di rumah terdakwa, datanglah saksi Hifron Hadi, SH Bin Afdul Fatah, saksi Sowandi, S.Psi Bin H.A. Effendie, SH.,M.Si dan saksi Oktavian Bin Imron yang merupakan anggota Dit Reserse Narkoba Polda Sumsel melakukan penangkapan terhadap terdakwa, yang mana pada saat penangkapan berlangsung, terdakwa berada di dalam rumah dan sedang duduk di ruang tamu serta dilakukan pula penggeledahan terhadap badan serta pakaian terdakwa dan ditemukanlah barang bukti berupa 1 (satu) buah kotak kecil warna hijau yang berada di dalam saku celana bagian depan sebelah kiri yang terdakwa pakai, yang mana setelah dibuka terdapat 1 (satu) paket kecil Narkotika jenis shabu seharga Rp. 400.000,-(empat ratus ribu rupiah). Terdakwa mengakui bahwa 1 (satu) paket kecil Narkotika jenis shabu seharga Rp. 400.000,-(empat ratus ribu rupiah) tersebut yang disimpannya didalam saku celana bagian depan sebelah kiri yang terdakwa pakai adalah benar miliknya, yang didapat dari Sdr. Yadi (DPO) yang dibelinya seharga Rp. 400.000,-(empat ratus ribu rupiah) pada hari minggu tanggal 25 Maret 2018.

Kemudian terdakwa dan barang bukti dibawa ke Kantor Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumsel guna pemeriksaan lebih lanjut. Usai mendengarkan Dakwaan JPU, Majelis hakim diketuai Zulkifli SH MH menyatakan sidang ditutup dan akan dilanjutkan pada pekan depan dengan agenda keterangan saksi," Sidang kita tunda hingga pekan depan," tukas Majelis.(vot)

H. Hendri Zainuddin, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan
  • Google+
  • Whatsapp

0 Comments

Tinggalkan Komentar

*) Harus diisi

Refleksi