Diposting oleh : Maya     Tanggal : 07 November 2017 11:33     Dibaca: 73 Pembaca

Mau Kuliah di Belanda? Begini Caranya

Koordinator Nuffic Neso Indonesia, Indry Hardono dan Direktur The Netherlands Education Support Office, Pater van Tuijil, dan Wakil Rektor IV Unsri, A Muslim pada saat kegiatan

Palembang, Detik Sumsel - Lembaga keuangan non profit, The Netherlands Education Support Office (Nuffice NESO), mengajak lulusan sarjana dari berbagai Universitas di Palembang, untuk memanfaatkan program beasiswa studi ke Belanda, secara gratis sampai selesai.

Tahun ini Nuffi Neso lebih terbuka bila dibandingkan tahun sebelumnya. Bila tahun lalu hanya memberikan beasiswa hanya untuk kelompok Sarjana dan Master, tapi sekarang juga membuka untuk fresh graduate, yang justru memiliki keingan kuat untuk melanjutkan study mereka.

Begitu disampaikan Koordinator Nuffic Neso Indonesia, Indy Hardono pada saat presentasi beasiswa gratis ke Belanda, di gedung Aula Pasca Sarjana Unsri. Selasa (7/11/2017).

Indry menambahkan, saat ini ada sekitar 1.500 mahasiswa dari berbagai tingkatan studi di Belanda. "Mahasiswa yang kuliah disini tidak perlu memikirkan dana, karena tersedia berbagai beasiswa ke Belanda, diantaranya StuNed. Stuned atau Studeren in Nederland, merupakan beasiswa penuh bagi masiswa yang lulus seleksi dari kita," katanya.

Bagi yang berminat untuk melanjutma study mereka ke Belanda, saat ini sudah bisa mendaftar di Universitas yang ada di Belanda, baik secara online atau dapat juga mengirimkan surat lamaran ke universitas yang ingin dituju. Untuk tahun depan pendaftaran dapat dilakukan pada tanggal 7 Januari untuk Short Course dan tanggal 15 Maret untuk program master.

Karena ini bersifat leadership, maka seleksi tidak hanya didasarkan study tapi juga kemampuan dari calon mahasiswa tersebut.

Ia menambahkan, untuk bisa ikut seleksi Universitas di Belanda, calon mahasiswa selain harus memiliki surat penerima dari Universitas di Belanda, kandidat harus memiliki skor IELTS minimal 6 untuk master dan minimal 5,5 untuk short course. 

Untuk informasi lebih lanjut mengenai StuNed dan program studi di Belanda, dapat dilihat di www.nesoindonesia or.idstuned. 

"Kita mengalokasikan dana untuk satu mahasiswa, mulai dari biaya pendidikan dan biaya hidup sebesar 30 ribu euro per tahun," ujarnya.

Sementara itu Direktur The Netherlands Education Support Office, Pater van Tuijil mengatakan, beasiswa ini diberikan sebagai bentuk dukungan belanda untuk meningkatkan sumber daya manusia (SDM) di Indonesia.

"Belanda dan Indonesia tidak bisa dilepaskan begitu saja, kita memiliki kedekatan secara historis, kita senang bisa membantu Indonesia di bidang pendidikan," jelas Peter pada saat sosialisasi di Palembang, yang didampingi Wakil Rektor IV Unsri, A Muslim pada saat kegiatan. (May)

  • Google+
  • Whatsapp

0 Comments

Leave a Comment

*) Harus diisi

Refleksi