Diposting oleh : Edy Parmansyah     Tanggal : 30 November 2017 22:15     Dibaca: 1029 Pembaca

Melalui Progam Ini, Muba Percepat Pembangunan

Wakil Bupati Muba Beni Hernedi, saat memberikan sambutan pada pembukaan rapat e-planing, Kamis (30/11/2018)

Sekayu, Detik Sumsel - Wakil Bupati Musi Banyuasin Beni Hernedi membuka sosialisasi Sistem Informasi Manajemen Daerah perencanaan (e-planning) di Aula Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Muba, Kamis (30/11/2017).

Wabup berharap sosialisasi tersebut dapat memberikan kemudahan semua pihak dalam mengetahui sistem perencanaan pembangunan di Kabupaten Muba dan juga supaya masyarakat bisa berpartisipasi melakukan pengawasan terhadap kinerja pemerintah daerah.

"Perencanaan elektronik ini memberikan manfaat bagi kita dalam merencanakan pembangunan yang baik. Kedepan semoga perencanaan kita lebih cepat lagi," ujar Wabup.

Lanjut Beni, semangat e-planning harus diiringi dengan teknologi. Oleh karena itu ia menghimbau kepada seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Muba, dari perangkat daerah, camat, aparatur perencana, harus melek teknologi dan mengikuti perkembangan zaman.

Sementara itu Kepala Bappeda Muba Drs H M Yusuf Amilin mengatakan sosialisasi tersebut bertujuan untuk memberikan pengenalan dan pemahaman terhadap sistem e-planning kepada peserta dari stakeholder, perangkat daerah, camat, dan aparatur perencanaan di lingkungan Pemkab Muba.

"Peserta berjumlah 70 orang, dengan narasumber dari Tim Diginet Media Jogjakarta dan dari Bappeda Muba," tuturnya.

Pada kesempatan tersebut, Kepala Bappeda Muba juga mengungkapkan terkait Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Muba TA 2018 disahkan tercepat se Indonesia sebagai penghargaan atas capaian itu, Bupati Muba akan mendapatkan insentif sebesar 26 Miliar Rupiah.

"Mudah-mudahan ditahun yang akan datang APBD kita dapat disahkan lebih cepat lagi, sehingga kulitas penyelenggaraan pembangunan lebih terjamin karena kita memiliki banyak waktu," ungkap Yusuf.

Terkait Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Muba, Yusuf mengatakan telah diselesaikan dan diperdakan serta sudah ditandatangani Gubernur Sumsel dengan waktu empat bulan tiga minggu, dari waktu yang diberikan selama enam bulan. (edy)

  • Google+
  • Whatsapp

0 Comments

Leave a Comment

*) Harus diisi

Refleksi