Diposting oleh : Amin     Tanggal : 08 Maret 2017 17:53     Dibaca: 452 Pembaca

Melawan Petugas, Bandit Berjimat di Tembak Polisi

Andi Supandi terpaksa ditembak petugas karena melawan saat akan ditangkap

Lubuklinggau, Detik Sumsel-Andi Supandi alias Hani (23) warga Taba Lestari, Kecamatan Lubuklinggau Timur 1 yang diduga sudah puluhan kali melakukan aksi kejahatan di wilayah kota Lubuklinggau berhasil diringkus aparat kepolisian sektor Lubuklinggau Timur pada Jumat (03/02) lalu sekira pukul 13.00 WIB. Hani ditangkap saat tengah duduk di depan salah satu rumah di Kelurahan Watervang, Kecamatan Lubuklinggau Timur I.

Kapolres Lubuklinggau AKBP Hajat Mabrur melalui Kapolsek Lubuklinggau Timur AKP M Ismail mengungkapkan, saat diamankan tersangka sempat melawan dan hendak melarikan diri dari sergapan. Seketika, petugas sigap mengamankan tersangka, namun Hani masih melakukan perlawanan hingga petugas melumpuhkan dengan timah panas.

"Tersangka sempat hendak melarikan diri, kita sempat berikan tembakan peringatan dan tidak di hiraukan sehingga kita ambil tindakan tegas, bahkan setelah di lumpuhkan sekali tersangka masih sempat melawan dan dilakukan tembakan di kaki tersangka dua kali," jelas AKP Ismail. Rabu (08/03).

Dijelaskan Ismail, tersangka diamankan atas laporan korban bernama Randi Firmansyah (22) dengan nomor laporan Lp/B-46/II/2017/Llg timur pada 17 februari 2017. Namun, tersangka sudah terlibat banyak laporan polisi di wilayah hukum polsek lainnya di Lubuklinggau maupun di polres Lubuklinggau dan bahkan di wilayah lain luar kota Lubuklinggau.

"Tersangka tidak segan-segan melukai korbannya dengan kayu maupun dengan senjata tajam. Saat beraksi, tersangka tidak sendirian melainkan dengan rekan-rekannya yang masih dalam pengejaran," terangnya.

Saat dilakukan penggeledahan dirumah tersangka, lanjut kapolsek, berhasil diamankan dua unit sepeda motor milik korban yakni jenis Suzuki satria FU warna biru dengan nopol B 3119 SAX Sepeda Motor Yamaha Vega BG 5954 EF.

"Kita juga amankan dompet tersangka, setelah diperiksa isinya, ditemukan berupa bungkusan yang menurut tersangka itu adalah jimat untuk melindungi diri, " terangnya. Saat ini, tersangka masih diamankan di mapolsek Lubuklinggau timur untuk menjalani pemeriksaan lanjutan. Sementara barang bukti di pinjam pakai oleh korban.

Sementara itu, tersangka Andi Supandi alias Hani saat di wawancarai mengaku bahwa dirinya melakukan aksinya sudah dilakukan beberapa kali dan ditempat yang berbeda-beda. "Kalau bobol rumah, sudah empat kali. Tapi saya hanya membawa sepeda motornya saja, saya melakukannya dengan teman lebih dari dua orang," aku tersangka.

Dia mengatakan, aksi kerap dilakukan dengan cara mencongkel bagian jendela maupun pintu rumah korbannya pada pukul 02.00 sampai pukul 04.00 WIB dini hari. " hasilnya saya menerima kadang Rp 500 ribu, kadang lebih. Kalau yang menjual sepeda motor atau hasil lainnya bukan saya. Kalau sepeda motor dijual kearah Rupit," punkasnya.(FFA)

  • Google+
  • Whatsapp

0 Comments

Leave a Comment

*) Harus diisi

Refleksi