Diposting oleh : Fazds     Tanggal : 21 Mei 2017 15:34     Dibaca: 159 Pembaca

Memaknai Kebangkitan Nasional dan Bangkit untuk Banyuasin

Wakil Ketua DPRD Banyuasin H Askolani Jasi saat bersama anak-anak Desa Upang Marga Kecamatan Makartijaya Banyuasin

Kebangkitan Nasional yang ditandai dengan lahirnya Organisasi kepemudaan Boedi Oetomo pada 20 Mei 1908 merupakan tonggak sejarah bagi Indonesia untuk mencapai kemerdekaan.

Sebagai bentuk penghargaan dan penghormatan kepada para pejuang bangsa tersebut maka sejak tahun 1948 Indonesia secara rutin diperingati tanggal 20 Mei sebagai Hari Kebangkitan Nasional.

Dalam perjalanan sejarah bangsa, kebangkitan nasional telah mengalami tiga zaman pemerintahan yakni dimulai dari pemerintahan presiden Soekarno sampai tahun 1965 atau dikenal dengan Orde Lama, kemudian beralih ke masa pemerintahan Presiden Soeharto atau Orde Baru, dan sejak tahun 1998 di masa pemerintahan orde Reformasi.

Sudah seharusnya semangat Kebangkitan Nasional ini diwariskan dari generasi ke generasi sampai ke daerah terutama di Kabupaten Banyuasin.

Sejak berhasil memekarkan diri dari Kabupaten Musi Banyuasin pada tahun 2002 belum banyak perubahan berarti yang terjadi di Banyuasin. Memang umur Kabupaten Banyuasin belum seberapa dibandingkan dengan Kabupaten lainnya tapi dengan segala Potensi yang dimiliki oleh Kabupaten ini seharusnya kita sudah bisa mengejar ketertinggalan paling tidak dengan kabupaten kabupaten tetangga yang ada di Provinsi Sumatera Selatan.

Kedepannya Kabupaten Banyuasin harus bisa melakukan percepatan dan sinkronisasi program pembangunan secara terintegrasi di segala sektor.

Inilah yang mendasari kami membuat Visi Banyuasin Bangkit. Banyuasin BANGKIT merupakan visi pembangunan di Banyuasin kedepan yang kami tawarkan kepada masyarakat Banyuasin dan kami yakini dapat memberikan perubahan signifikan pada pembangunan di Bumi Sedulang Setudung Banyuasin beberapa tahun kedepan.

Secara harfiah Bangkit diartikan sebagai ‘bangun dari tidur’ lalu berdiri dan bergerak. Hal ini mengambarkan bahwa sudah saatnya Banyuasin untuk bangkit dari tidur panjang nya, berkerja keras dan cerdas mengejar ketertinggalan.

BANGKIT juga adalah akronim dari Berdayasaing, Aman, Nyaman, Guyub, Kreatif, ber Iman dan Taqwa yang merupakan Intisari dari Visi dan Misi yang kami tawarkan untuk membangun Banyuasin lebih baik lagi.

Berikut adalah penjelasan singkatnya :


 - BERDAYASAING, kabupaten Banyuasin harus dapat meningkatkan daya saingnya secara lokal, nasional ataupun Internasional. Untuk dapat meningkatkan daya saing maka diperlukan akselerasi dan sinkronisasi pembangunan di semua sektor. Sektor Infrastruktur, Pertanian & Perkebunan, Pendidikan, Kesehatan dan Pariwisata serta Pemuda dan Olah Raga akan menjadi Program prioritas. Infrastruktur jalan dan jembatan yang baik terutama di pedesaan akan mendukung pergerakan perekonomian, kami akan melibatkan pihak swasta dan investor untuk dapat membantu membantun jalan dan jembatan di Kab Banyuasin sehingga tidak 100% tergantung dari APBD. Beberapa titik jalan baru juga akan di buka yang selama ini menginsolir beberapa daerah di Banyuasin. Untuk pertanian akan dikembangkan Integrated Farming. Seperti Karet, program pemberdayaan bagi petani mulai dari penyuluhan, bantuan peralatan yang dapat meningkatkan kualitas karet, sampai membantu membuka channel penjualan karet secara nasional dan internasional sehingga harga karet di masyarakat menjadi lebih baik dan sustain.

- AMAN dan NYAMAN, kami akan membangun Smartcity dan Smart Village yang akan di integrasikan dengan kepolisian untuk mewujudkan rasa aman bagi masyarakat dengan program neighborhood watch program. Program ini merupakan program pencegahan kejahatan kriminal dengan kegiatan yang berbasis pemberdayaan masyarakat sehingga indentifikasi dan antisipasi kejahatan bisa ketahui sejak dini. Selain itu komitmen dalam memberantas segala bentuk praktek Korupsi di pemerintahan dengan menerapkan Good Governance yakni melakukan penyempurnaan terhadap Open Government dan e Budgeting sehingga transparansi dan akuntability pemerintahan menjadi lebih baik. Rasa aman beraktifitas dan rasa aman di birokrasi ini diharapkan akan mengundang investor untuk masuk dan menanamkan modal nya di Banyuasin. 

-GUYUP, secara harfiah guyup adalah gotong royong dan kebersamaan. Gotong royong dan kebersamaan merupakan budaya bangsa kita dan sangat dekat dengan masyarakat pedesaan. Disini kami ingin pembangunan di mulai dari Desa, dimana desa akan mempunyai peran sentral sebagai pusat pertumbuhan pembangunan.  

-    KREAKTIF, untuk mengurangi angka kemiskinan dan penganguran maka kami akan mengembangkan program pemberdayaan  terhadap UMKM dan Koperasi. Menumbuhkan jiwa enterprenuership dikalangan anak muda dan ibu rumah tangga dengan membuat pusat incubator UMKM di setiap kecamatan. Progam ini akan mencetak ribuan pengusaha baru yang menjadi backbone ekonomi di Kabupaten Banyuasin.

-    IMAN dan TAQWA, mewujudkan masyarakat Banyuasin yang agamis dan berakhlakul karimah sehingga menjadi manusia yang arif, soleh dan mandiri melalui program program keagamaan. Dengan akhlak yang baik maka diharapkan akan adanya peningkatan profesionalitas birokrasi di pemerintahan dan dapat mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik. 

Mari kita bergerak bersama dalam rangka mengusahakan terwujudnya Banyuasin Bangkit yang diambil dari semangat Kebangkitan Nasional.  (Penulis : H Askolani Jasi Wakil Ketua DPRD Banyuasin)

Biodata
Nama : H Askolani SH MH
TTL    :Teluk Kijing,23 April 1974
Nama Ayah : H Jasi Madrus
Nama Ibu : Hj Hudayah
Nama Istri : Hj Heryati

Ayah Mertua : H Sakri Said
Ibu Mertua : Hj Rutina
(Asal Desa Lubuklancang Kecamatan Suaktapeh)

Anak
1.M Syarif Hidayatullah Askolani Putra
2. Nabila Askolani Putri
3. Siti Aisyah Askolani Putri
4. Nadira Askolani Putri
5. Nurul Khoirul Nisa Askolani Putri

Pendidikan
1. SDN Gardu Harapan Lais (1987)
2. SMPN 1 Betung (1990)
3. SMAN 1 Pangkalan Balai (1993)
4. Fakultas Hukum Univ IBA (2000)
5. Pasca Sarjana Ilmu Hukum Unsri (2008).

Organisasi
1.Ketua Senat FH UIBA
2. Ketua Ikatan Mahasiswa Muba
3.Sekretaris Gapensi Banyuasin (2003-2007)
4.Ketua Kadin Banyuasin (2007
4-2009)
5.Wakil Ketua DPC PDIP Banyuasin (2005-2010)
6.Ketua DPC PDIP Banyuasin (2010 - sekarang)

Pekerjaan
1. Lawyer di kantor hukum Alamsyah Hanafiah SH
2. Direktur PT Nabila Mandiri
3.Komisaris Utama PT Arijaya Kontraktor
4.Wakil Ketua DPRD Banyuasin (2009-sekarang)

 

  • Google+
  • Whatsapp

0 Comments

Leave a Comment

*) Harus diisi

Refleksi