Banyuasin Siap Sukseskan Asian Games Tahun 2018
Pasang Iklan di DetikSumsel.com
Diposting oleh : ADVETORIAL     Tanggal : 23 Mei 2018 14:54     Dibaca: 170 Pembaca

Mendagri Apresiasi Provinsi Sumsel di Paripurna Peringati Hari Jadi Provinsi Sumsel ke-72

Mendagri Tjahjo Kumolo Menyerahkan Penghargaan Kepada Gubernur Sumsel, Alex Noerdin usai Paripurna Istimewa, Rabu (23/5). (foto istimewa)

Palembang, Detik Sumsel - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Selatan (Sumsel) menggelar rapat paripurna istimewa XIX memperingatan hari jadi ke-72 Provinsi Sumatera Selatan tahun 2018, Rabu (23/5).

Rapat dipimpin Plt Ketua DPRD Sumsel Ir H.Uzer Effendi. MS didampingi para Wakil Ketua DPRD Sumsel, M Yansuri, S.IP dan Kartika Sandra Desi.SH serta dihadiri segenap anggota DPRD Sumsel. 

Hadir juga dalam kesempatan itu Menteri Dalam Negeri RI TjahJo Kumolo, anggota DPR RI Ir Wasista Bambang Utoyo, anggota DPD RI Asmawati, Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara, para bupati dan walikota di Sumsel, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengatakan, dirinya yakin Sumsel akan mampu mempercepat pembangunan dalam upaya mewujudkan kesejahteraan rakyat. 

Mendagri mengingatkan kepada seluruh unsur yang ada di forum pimpinan daerah di Sumsel untuk bersama-sama saling melibatkan diri dalam pembangunan di provinsi ini. Mendagri menuturkan, banyak kelebihan dimiliki Sumsel.

“Kuliner terbesar nomor satu di Indonesia, per hari rata-rata 6 ton pempek keluar dari Kota Palembang, nomor dua bak pia Yogya, nomor tiga baru yang ada di Medan,” kata Tjahjo.

Tak hanya sebagai provinsi dengan kuliner terbesar, menurut Mendagri, Sumsel juga dikenal sebagai provinsi olahraga dengan pengalaman menyelenggarakan pesta olahraga tingkat nasional dan internasional.

“Saya yakin Pak Gubernur sama dengan Pak Jokowi, punya impian untuk mengejar ketertinggalan 72 tahun merdeka dengan mempercepat pembangunan infrastruktur ekonomi dan infrastruktur sosial,” kata Mendagri.

Sementara Gubernur Sumsel H Alex Noerdin mengatakan, momen ini merupakan kesempatan terakhir bagi dirinya menyampaikan sambutan pada peringatan hari jadi Provinsi Sumsel. Karena masa jabatannya akan berakhir pada 2018 mendatang, seiring dengan selesainya RPJMD Sumsel 2013 – 2018. “Pembangunan di Sumsel cukup merata, dinikmati seluruh masyarakat di seluruh kabupaten dan kota di Sumsel,” ujar Alex.

Alex pun membeberkan beberapa pembangunan di Sumsel seperti flyover, underpass, dan peningkatan bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II. Teranyar yang paling fenomenal adalah hadirnya light rail transit (LRT) sepanjang 23,4km melewati empat mall yang tersambung.

“Sumatera Selatan juga belum pernah terjadi, dan insya Allah tidak akan pernah terjadi konflik, ini berkat warga Sumsel yang cinta damai,” kata Alex.

Alex juga mengulas tentang Asian Games 2018. Di mana, menurut Alex, masih banyak yang menilai Asian Games di Palembang sebagai suatu proyek sia-sia tanpa manfaat. Namun Alex menjelaskan, Asian Games bukan tujuan akhir. 

“Namun Asian Games adalah alat untuk mencapai tujuan. Tidak banyak kota yang mampu, hanya Palembang dan Jakarta yang sanggup menjadi tuan rumah Asian Games,” kata Alex.

Pada kesempatan ini, Plt Ketua DPRD Sumsel H Uzer Effendi, dalam kata sambutannya, mengatakan,   berdasarkan Peraturan Daerah Provinsi Sumsel No. 5 Tahun 2007 tentang Hari Jadi Provinsi Sumsel telah ditetapkan tanggal 15 Mei merupakan hari jadi Sumsel. Peringatan yang dilaksanakan dalam bentuk rapat paripurna istimewa ini merupakan wujud ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT, karena dengan kesadaran akan semangat kebersamaan dan sesuai dengan motto Sumsel yakni "Sumatera Selatan Bersatu Teguh".

Uzer mengatakan, sebagai negara modern pada waktu itu dan telah menetapkan batas wilayah kekuasaan yakni zaman Sultan Abdulrahman yang menguasai sebagian wilayah Sumsel yang sekarang, termasuk Jambi  yaitu Tembesi, sebagian daerah Bengkulu yakni Lebong dan sebagian daerah Lampung yakni Manggala/ Tulang Bawang. Termasuk juga Pulau Bangka Belitung serta daerah Rejang Empat Petulai (Lebong) dan Belalau di sebelah selatan Danau Ranau .

”Pada waktu peralihan kekuasaan dari Kesultanan Palembang kepada Pemerintah Hindia Belanda, tidak jelas bagaimana batas-batasnya karena pada waktu peralihan kekuasaan tersebut belum semua wilayah dikuasai Pemerintah Belanda karena masih ada perlawanan dari rakyat,” kata Uzer.

Uzer menambahkan, sudah banyak even-even internasional yang dilaksanakan di Provinsi Sumsel seperti SEA Games yang telah dilaksanakan dengan sukses, begitu juga dengan perhelatan Islamic Solidarity Games. Konferensi Parlemen Negara-negara Islam di dunia, MTQ tingkat dunia di Sumsel, pekan olahraga tingkat mahasiswa se-ASEAN, kejuaraan tinju dunia piala presiden, dan pada tahun 2018 ini Sumsel terpilih sebagai salah satu tempat perhelatan internasional penyelenggaraan Asian Games XVIII.

“Untuk mendukung perhelatan Asian Games tersebut, diperlukan sarana dan prasarana yang baik dan Alhamdulillah tanggal 30 April 2015, Presiden RI telah melekatkan batu pertama pembangunan jalan tol Palembang- Indralaya sepanjang lebih kurang 34km. Pada kesempatan ini kita juga patut bersyukur dan menyampaikan ucapan terima kasih kepada gubernur dan wakil gubernur Sumsel serta para mantan gubernur, bupati, maupun walikota se-Sumsel yang telah memajukan dan mengembangkan Sumsel,” kata Uzer. (Ril/Adv)

H. Hendri Zainuddin, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan
  • Google+
  • Whatsapp

0 Comments

Tinggalkan Komentar

*) Harus diisi

Refleksi