Banyuasin Siap Sukseskan Asian Games Tahun 2018
Pasang Iklan di DetikSumsel.com
Diposting oleh : Maya     Tanggal : 16 April 2018 17:47     Dibaca: 465 Pembaca

Menu Nusantara Sambil Bernostalgia, Disini Tempatnya

Karyawan Roemah Lamo Palembang

Palembang, Detik Sumsel - Dengan mengedepankan konsep sajian makanan nusantara, dari Sabang sampai Merauke, Roemah Lamo yang berada di kawasan Jl KS Tubun Palembang ini, didesain khusus untuk mengajak pengunjung yang makan, kembali ke masa lalu.

Ketika masuk ke dalam restoran satu ini, mata pengunjung akan dimanjakan dengan aneka barang-barang antik seperti keramik unik. Aneka kamera lama yang berjajar di dinding restoran, serta piring makan yang menggunakan piring berlogo ayam, jadi ciri khas dari restoran satu ini.

"Konsep jadul memang sengaja kita hadirkan, dan menciptakan suasana rumah sendiri, mulai dari desain interior  dan juga lagu-lagu yang dihadirkan memang lagu lama, sehingga tamu bisa menikmati makan sambil bernostalgia," ujar Manager Roemah Lamo, Harfin, Senin (16/04).

Ada lebih kurang 40 menu yang ditawarkan dalam buku menu. Namun, di luar menu yang ada, setiap dua atau tiga bulan sekali restoran ini menghadirkan aneka menu baru untuk menghilangkan rasa bosan.

Meski memiliki konsep yang unik dan mewah ini, tapi untuk harga jangan khawatir. Karena harga yang ditawarkan mulai dari Rp 3.500 untuk pergedel jagung, dan paling mahal sop buntut bakar seharga Rp 70 ribu.

Tidak hanya itu, ada beberapa menu paket yang ditawarkan disini, Paket Rijstafeel Ajam Keremes, Rijstafeel Gepoek, dan Risjtafeel Sendeng, yang ditawarkan mulai dari 35 ribu, dan paket pelajar seharga Rp 17 ribu untuk nasi goreng plus es teh.

Ia menambahkan, Roemah Lamo ini memiliki kapasitas 70 orang untuk indoor dan untuk outdoor dengan kapasitas 30 orang

"Mau di ruangan mana saja, view yang kita hadirkan semua berkonsep lama, sehingga konsumen yang datang merasa betah berlama-lama disini," ucapnya.

Ia menambahkan, sesuai dengan konsep yang ditawarkan, maka target market memang segmen orang kantoran atau keluarga. Namun tidak menutup kemungkinan untuk kegiatan ulang tahun atau kegiatan meeting, bahkan memberikan peluang untuk pemesanan khusus untuk kegiatan.

"Sejak dibuka awal Februari lalu, respon pengunjung sangat bagus. Di weekday rata-rata pengunjung 50 sampai 60 orang, dan weekend jumlah pengunjung bisa lebih dua kali lipat dibanding hari biasa," katanya. (May)


  • Google+
  • Whatsapp

0 Comments

Tinggalkan Komentar

*) Harus diisi

Refleksi