Diposting oleh : AMS     Tanggal : 15 Februari 2017 08:34     Dibaca: 276 Pembaca

Nimatnya Sensasi Makan Kerang Bule Kiloan

Kerang Bule Kiloan

ANDA pecinta Kuliner Sea Food? Ini ada tempat recomended. Kerang Bule Kiloan, namanya, terletak di Jl Demang Lebar Daun (Depan Griya Agung). Restauran pertama khusus kerang di Palembang ini, menyediakan 13 jenis kerang dari berbagai daerah dengan olahan 6 macam bumbu khas racikan lokal.

Sangat cocok bagi anda untuk mengajak pasangan, keluarga dan kolega karena menyajikan sensasi makan kerang yang unik di kota Pem-pek. Penasaran? Anda bisa cobain langsung ke lokasi. Kerang Bule ini buka sehari dua kali, pukul 12.00-14.00 saat makan siang. Lalu buka lagi pukul 17.00-22.00 WIB. “Semuanya diolah dengan sajian khas  Indonesia,” kata Leon saat dibincangi detiksumsel.com, belum lama ini.

Leon menyebutkan ada tiga belas jenis kerang yang disedaikan. Yakni, kerang  hijau, kerang bambu, kerang simping, kerang tiram, kerang batik, kerang macan, kerang gonggong. Lalu kerang kampak, kerang madu, keran unem, kerang gajah lokal, kerang salju dan kerang kijing. “Ide membuka kuliner kerang ini, melihat peluang pasar yang cukup besar karena belum ada restaurant khusus kerang di Palembang. Selain itu, memang istri yang suka masak menambah keyakinan menyajikan kerang dengan olahan sendiri,” katanya lagi.

Dalam penyajiannya, Leon menyiapkan enam jenis bumbu yang variatif. Mulai dari lada hitam, singapura, bumbu garlic butter, asam manis, asam pedas. Khusus bagi pecinta pedas, disiapkan pula bumbu Merapi yang sangat pedas. “Yang paling banyak peminatnya kerang bambu krispi, sebab dari anak-anak sampai orang tua suka karena gurih,” ungkapnya.

Bagaimana dengan harganya? Leon menjamin sangat bersahabat, sebab harganya bervariatif mulai dari Rp 37.500 untuk nasi goreng teri dan kerang, sampai Rp Rp 76.500. Dalam pemesannya, Kerang Bule ini menggunakan sistem paket dan juga kiloan. Jika mengajak keluarga, maka cukup pesan satu kilogram bisa dimakan untuk 2-3 orang. Bisa juga dengan membeli paketan dengan ketentuan sesuai dengan kocek yang dimiliki. “Jadi tidak perlu khawatir soal harga, bisa pesan paket atau juga kiloan jika mengajak keluarga. Untuk menambah bumbu, konsumen cukup menambah kocek Rp10-15 ribu saja,” terangnya.

Ia menjamin kerang yang ia sajikan bebas dari pasir karena benar-benar melalui proses yang higienis. Begitu juga memastikan kerang bebas dari merkuri, khususnya kerang hijau, ia membeli langsung ke perairan Indonesia Timur, seperti Sulawesi dan Kalimantan yang masih sangat bersih dan jauh dari pencemaran. “Soal bahan kerang ini, saya langsung terjun ke lokasi melihat dan membeli kerang. Jadi saya bolak-balik ke perairan membeli kerang,” paparnya.

Bagi anda yang takut akan kolesterol jangan khawatir, sebab Kerang Bule juga menyajikan hidangan lainnya. Diantaranya, soto, ayam, kepiting dan cumi-cumi. Ada satu menu lagi yang sangat spesial yang diberi nama Sabubul (sabu-sabu bule). Disajikan dalam bentuk rebus, ada kerang madu, jamur sitake, enoki, baksobihus, sosis dan sayuran. “Harganya Rp 123 ribu dan bisa dikonsumsi tiga-empat orang,” ungkapnya.

Menegai pemilihan nama Kerang Bule, Leon menceritakan kenapa nama restaurant miliknya dinamakan Kerang Bule. Bule itu bukan berarti orang barat atau asing, melainkan singkatan dari kata Ibu Leon. “Karena istri saya disapa Bu Leon, disngkat saja Bule,” tuturnya. Kedepan, Leon mengaku akan mengembangkan usaha kerang ini lebih besar, saat ini sudah buka cabang di Palembang Icon dan akan menjajaki buka di pusat keramaian lainnya. “Selain itu, kita juga akan mendistribusikan kerang segar ke pusat perbelanjaan dan konsumen yang ingin membeli kerang,” pungkasnya. (Dul)

  • Google+
  • Whatsapp

0 Comments

Leave a Comment

*) Harus diisi

Refleksi