Diposting oleh : Erizal Wandi     Tanggal : 13 September 2017 19:16     Dibaca: 64 Pembaca

Nongkrong di Rel, Aldi Tewas Disambar Kereta Api

Foto ilustrasi (istimewa)

Prabumulih, Detik Sumsel - Seorang pria ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan. Korban diketahui bernama Aldi Saputra alias Aak (22) warga Kampung Talang Sako RT 03 RW 05, Kelurahan Sukajadi, Kecamatan Prabumulih Timur.

Diduga kuat korban tewas akibat tertabrak kereta api jenis KD1 di lokasi sekitar pinggiran rel tepatnya jalur KM 323 +4/5 Kelurahan Tugu Kecil, Kecamatan Prabumulih Timur pada Selasa (13/9) dini hari sekitar pukul 02.30 WIB.

Peristiwa tewasnya korban diketahui berdasarkan laporan Crew KA KD1 diantaranya seorang massinis kereta KD1 tersebut yaitu, Mujianto kepada petugas stasiun Prabumulih. Atas temuan itu pihak stasiun Prabumulih langsung melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Prabumulih Timur.

Oleh petugas, jasad korban yang tewas dalam kondisi tertelungkup dengan luka robek pada bagian kepala itu kemudian dibawa ke RSUD Kota Prabumulih untuk divisum dan indentifikasi.

Informasi yang dihimpun, tewasnya korban bermula saat korban tengah nongkrong di pinggir rel kereta api. Korban yang memang kerap nongkrong di kawasan tersebut tidak menyadari jika kereta api sedang melaju dari arah stasiun Prabumulih menuju Palembang.

Tak pelak, korban pun langsung disambar kereta api hingga tubuhnya terpental dan mengalami luka parah pada bagian kepala. Diduga sebelum kejadian naas menimpa dirinya, korban usai menghisap lem aibon. Pasalnya dikawasan tersebut kerap dijadikan sebagai tempat tongkrongan bagi pemuda-pemuda untuk menghisap aibon.

"Petugas sudah membunyikan semboyan 35 atau klakson. Mungkin lantaran dalam pengaruh aibon korban tidak menyadari jika ada kereta yang melintas. Akibatnya korban pun terserempet kereta api hingga tewas," ujar Kepala Kantor Layanan Operasional Informasi PT KAI Drive III Sumsel, Richard Saputra.

Sementara itu, Kapolres Prabumulih, AKP Andes Purwanti SE melalui Kapolsek Prabumulih Timur, AKP Hernando SH membenarkan adanya peristiwa tersebut.

"Jasad korban langsung dievakuasi ke rumah sakit untuk divisum. Kita sempat kesulitan untuk mengetahui identitas korban. Identitas korban baru diketahui setelah ada keluarga korban yang datang ke rumah sakit untuk menjemput jasad korban," pungkasnya. (Ichal)

  • Google+
  • Whatsapp

0 Comments

Leave a Comment

*) Harus diisi

Refleksi