Diposting oleh : Feriandi     Tanggal : 18 Mei 2017 21:39     Dibaca: 171 Pembaca

Ops Patuh Musi 2017, Pelanggaran Administratif Mendominasi

Kasat Lantas Polres OKU saat membuang ribben yang menutupi TNKB salah satu pengendara

Baturaja, Detik Sumsel - Dalam Operasi Patuh Musi 2017 Sat Lantas Polres Ogan Komering Ulu (OKU) menemukan banyak pelanggaran yang dilakukan oleh para pengendara seperti pelanggaran Administratif, bahkan tak sedikit Pelanggaran yang dilakukan dapat berpotensi terjadinya lakalantas seperti tidak menggunakan helm Standart dan melanggar forbodden.

Pelanngaran lainnya yang ditemukan oleh petugas yakni TNKB yang tak sesuai aturan, seperti Kamis (18/5) siang Petugas menemukan adanya TNKB yang sengaja di tutup dengan Ribben hitam sehingga terlihat Samar-samar.

"Itu sudah menyalahi aturan, TNKBnya sudah benar sesuai aslinya namun bingkai TNKBnya sengaja ditutup ribben hanya di buka apda satu angka saja, inikan jadi samar-samar" kata Kasat Lantas Polres OKu AKP Candra Kirana Putra SH SIK saat dibincangi detiksumsel disela-sela kegiatan Ops Patuh Musi.

Selama 10 hari pelaksanaan operasi ini digelar di bumi sebimbing sekundang. Sedikitnya Diungkapkan cankir sapaan akrab Kasat Lantas, pihaknya telah mengeluarkan kurang lebih 600 surat tilang baik tilang kendaraan roda empat maupun roda dua.

"Rata-rata banyak pelanggaran Administrasi masalah surat menyurat, seperti tidak punya SIM dan tidak membawa STNK, ya sekitar 60 persen pelanggaran potensi Administrasi" tuturnya 

Sementara 40 persennya kata perwira balok tiga ini merupakan pelanggaran potensi Laka. "Menjelang 4 hari lagi betakhirnya ops patuh musi 2017 kami himbau agar masyarakat biasa mentaati aturan, memakai helm standart, lengkapi surat menyurat dan tidak melakukan pelanggaran yang dapat berakibat fatal, keselamatan lalulintas tanggung jawab kita bersama, jadi pelopor keselematan berlalulintas" imbaunya. (bra)

  • Google+
  • Whatsapp

0 Comments

Leave a Comment

*) Harus diisi

Refleksi