Diposting oleh : Deddy Gusrizal     Tanggal : 19 Juni 2017 03:34     Dibaca: 189 Pembaca

Pasar Penyangga Terminal Nendagung Pagaralam Jadi "Sarang Pemabuk"

Salah seorang warga memperlihatkan ratusan bungkus komix sisa pakai, yang berhamburan di sekitar pinggiran Pasar Penyangga

Pagaralam, Detik Sumsel– Penggunaan obat batuk cair jenis komix, melebihi dosis takar masih kerap dijumpai, termasuk lokasi favorit yang dijadikan ‘sarang mabuk’ komix. Salah satunya, seperti terlihat di pinggiran Pasar Penyangga Terminal Nendagung, Kelurahan Nendagung, Kecamatan Pagaralam Selatan. Ratusan bungkus komix cair sisa pakai, terlihat berhamburan di sekitar lokasi, sehingga menimbulkan kesan bau, kotor dan jorok.

“Astagfirullah alangke banyaknyo bungkus komix nie, membuat pemandangan pasar jadi bertambah kurang terawat. Apalagi sekarang ini tengah bulan puasa. Kok masih ada saja, yang melakukan perbuatan tidak baik seperti ini,” ucap Rina (35), salah seorang warga kebetulan melintas di lokasi.

Menurut Rina, pengawasan terhadap perilaku kurang baik ini, sangatlah diperlukan dan ditingkatkan lagi, sehingga generasi muda Pagaralam tidak rusak, akibat dari penggunaan obat batuk cair yang melebihi dosis. “Obat batuk ini kan memiliki dosis tinggi. Kalau sampai di salahgunakan atau digunakan dalam jumlah banyak, tentu berdampak buruk bagi kesehatan,” ucapnya.

Sementara itu, Camat Pagaralam Selatan M Helmi SE MM dikonfirmasi terkait hal ini, tak menampik jika di lokasi Pasar Terminal Penyangga, kerapkali dijadikan tempat oleh sejumlah remaja tanggung untuk mengoplos dan nenggak komix dalam jumlah banyak.

Bahkan tidak hanya di lokasi itu saja, bangunan masjid yang belum jadi, berlokasi tak jauh dari Kantor Kecamatan Pagaralam Selatan pun sama, sehingga pihak kecamatan harus menutup keliling bangunan menggunakan seng. “Pengawasan sudah seringkali kita lakukan, dengan meningkatkan patroli secara intensif, tapi itu tadi ketika kita patroli, tidak ditemukan adanya remaja nongkrong di lokasi, ketika kita lengah mereka kembali lagi,” ucapnya.

Terpisah, Kepala BNN Kota Pagaralam, AKBP Irfan Arsanto SSos mengungkapkan, jika penggunaan komix melebihi dosis pakai, sangatlah tidak dibenarkan dan berdampak buruk bagi kesehatan tubuh. “Ibarat kita minum air putih, kalau sudah kebanyakan tentu akan mual dan muntah. Begitu pula bila mengkonsumsi komix dalam jumlah banyak. Dampaknya, jelas akan jelek bagi kesehatan tubuh. Kita mengimbau kepada masyarakat, yang menemukan adanya perilaku tidak baik ini, agar dapat segera menginformasikan kepada BNN, sehingga kita dapat mengambil langkah pembinaan,” imbuhnya. (gud)

  • Google+
  • Whatsapp

0 Comments

Leave a Comment

*) Harus diisi

Refleksi