Diposting oleh : Erizal Wandi     Tanggal : 29 Mei 2017 17:08     Dibaca: 274 Pembaca

Pedagang Pasar Bedug Diminta Jual Makanan Sehat

Wawako didampingi Kapolres dan SKPD saat meninjau pedagang makanan di pasar bedug

Prabumulih, Detik Sumsel - Sekitar 120 pedagang ramaikan pasar kuliner Ramadahan atau pasar bedug. Berbagai jenis panganan untuk berbuka puasapun tersedia di pasar bedug yang berada di Taman Tugu Kecik, Kecamatan Prabumulih Timur.

Melihat banyaknya panganan berbuka yang disajikan di pasar bedug menjadi perhatian sendiri bagi Pemerintah Kota Prabumulih. Pedagang diminta untuk berlaku jujur dalam menjajakan dagangannya. Dengan menjual makanan maupun minuman untuk berbuka puasa tanpa menggunakan bahan pengawet dan bahan berbahaya lainnya yang tidak digunakan untuk bahan olahan makanan.

Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Wakil Walikota Prabumulih, H Andriansyah Fikri SH saat meresmikan pasar bedug sebagai sentral kuliner ramadhan."Kita minta pedagang untuk tidak memikirkan kuntungan saja. Namun fikirkan juga kesehatan makanan yang dijual kepada pembeli. Jangan sampai menimbulkan masalah dikemudian hari antara pedagang dan pembeli," ujar Wawako, Senin (29/5).

Guna mengantisipasi adanya makanan yang menggunakan bahan pengawet dan bahan berbahaya lainnya, Wawako mengaku telah menerjunkan tim pemeriksa dari Dinas Kesehatan dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan. Setiap makanan yang dijajakan di pasar bedug akan diperiksa kehigienisannya.

"Contohnya sudah banyak, seperti tahu dan mie basah yang banyak menggunakan bahan pengawet dan berbahaya bagi kesehatan. Pedagang harus bijak dan pembeli pun juga hatus cermat. Jika ada yang kedapatan menggunakan bahan pengawet berbahaya silahkan berhenti berdagang di pasar bedug ini. Karena kita ingin makanan yang dijual disini adalah makanan yang sehat," tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Junaidi SIT menambahkan, selain pasar bedug pihaknya juga menggelar bazar murah untuk masyarakat kurang mampu.

"Sembako yang dijual sudah disubsidi. Sehingga harga lebih murah dari pasaran. Ini tujuannya untuk membantu masyarakat ekonomi menengah ke bawah," tandasnya. (Ichal)

  • Google+
  • Whatsapp

0 Comments

Leave a Comment

*) Harus diisi

Refleksi