Banyuasin Siap Sukseskan Asian Games Tahun 2018
Pasang Iklan di DetikSumsel.com
Diposting oleh : Puji     Tanggal : 09 Juli 2018 10:49     Dibaca: 1021 Pembaca

Pelaku Begal Masih Menghantui Masyarakat Palembang

Jenazah Muhammad Deni Setiawan saat berada dikamar jenazah Rumah Sakit Bhayangkara Palembang

Palembang, Detik Sumsel -- Meski polisi sudah tegas menindak pelaku Curas alias begal dengan menembak mati, tapi tidak menyurutkan nyali pelaku yang belum tertangkap.

Seperti yang terjadi Minggu (8/7) dini hari di Jalan Mayor Zurbi Bustan, tepatnya di depan SDN 127 Palembang disamping kantor Deninteldam, Kecamatan Sukarami Palembang.

Kawanan begal melancarkan aksinya selain berhasil membawa lari sepeda motor Honda Revo milik Muhammad Deni Setiawan warga Jalan S Suparman, Lorong Sido Makmur IV, Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Sukarami.

Dimana kawanan begal ini juga membacok kepala Deni dibagian kepala dan pundak hingga meninggal dunia. Sedangkan dua korban lainnya Putra dan Erlangga dilarikan ke rumah sakit Muhammad Hoesin Palembang.

Berdasarkan informasi yang dihimpun korban Muhammad Deni Setiawan ditemukan warga sekitar TKP Senin (9/7) sekitar pukul 06 : 00 pagi dalam posisi tergeletak tak bernyawa dengan kondisi bersimbah darah.

Menurut Muhammad Zaini (47) ayah korban mendapat kabar bahwa anaknya ditemukan meninggal dunia dari sepupu anaknya sekitar pukul 06 : 30 pagi.

"Kalu dengar cerita warga kejadian sekitar jam dua malam anak aku ni bawak motor berboncengan tiga. Anak aku, sudah keno bacok itu sempat lari dan minta tolong samo warga sekitar. Tapi idak tau apa warga takut nolong nyo, sedangkan duo kawan nyo dibawa warga ke rumah sakit. Anak aku pagi tadi ditemukan sudah meninggal,"katanya ditemui di kamar jenazah Rumah Sakit Bhayangkara Palembang Senin (9/7) pagi.

Lanjutnya, dirinya dengan anaknya memang tidak tinggal serumah, lantaran sudah pisah dengan istrinya Deni samo ayuk nyo ikut ibunyo tinggal di Jalan S Parman, Lorong Sido Makmur IV, Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Sukarami sedangkan Zaini tinggal di Jakabaring.

"Kalau firasat tu ado, Deni ni biaso nyo datang ketempat aku seminggu sekali. Tapi dalam minggu ini dio datang tigo kali seminggu. Terakhir ketemu samo dio malam minggu dio minta duet tigo ratus, tapi cuma aku enjok duo ratus ribu,"tambahnya.

Firasat yang kedua, lanjutnya Zaini bermimpi kalau dua ban motor miliknya hilang dan jok nya sudah tidak ada lagi.

"Anak aku tu keseharian nyo anaknyo biaso be idak banyak ulah. Yo aku berharap pelaku nyo cepet ditangkap dan dihukum seberat - berat nyo,"tandasnya.(oji)


  • Google+
  • Whatsapp

0 Comments

Tinggalkan Komentar

*) Harus diisi

Refleksi