Diposting oleh : Deddy Gusrizal     Tanggal : 25 Agustus 2017 18:55     Dibaca: 118 Pembaca

Pelaku Usaha Penghasil Limbah Wajib Kantongi Izin

Bak pengolahan limbah cair PTPN VII saat diperiksa oleh petugas Dinas Lingkungan Hidup Kota Pagaralam

Pagaralam, Detik Sumsel – Pengawasan izin lingkungan dan kepemilikan Surat Pernyataan Kesanggupan Pengelolaan Lingkungan (SPPL) terus dilakukan, hal ini di karenakan masih adanya temuan di lapangan yang belum memiliki izin yang. Izin tersebut berguna sebagai kontrol dari Dinas Lingkungan Hidup terhadap dampak yang ditimbulkan dari aktifitas usaha industri yang ada di Kota Pagaralam yang sebagian dinilai masih menghasikan limbah yang berdampak terhadap pencemaran.

Pjs Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Joni melalui Kabid Penataan Penataan Perlindungan, Pengelolaan Lingkungan Hidup (P4LH), Bonsen Hendi ST mengatakan, pengawasan masihperlu dilakukan hingga saat mengingat masih belu disiplinnya para pelaku usaha. “Belum lama ini sejumlah usaha, seperti perbengkelan, penjualan spart part kendaraan, toko/warung, agen LPG, lembaga pendidikan/kursus, praktek kesehatan (dokter atau bidan), klinik rawat jalan, usaha gunting rambut, lesehan, wisma ataupun penginapan, kost kostan, travel dan pabrik. dilakukan pengcekan,” katanya (25/8)

Ditambahkannya, untuk skala kecil usaha, beberapanya masih ada yang belum memiliki izin, semisal kostan, gunting rambut, wisma atau penginapan. Berbeda untuk usaha besar paling tidak mengurus Amdal dan UKL UPL. Sejauh ini, Dinas Lingkungan Hidup sudah menerbitkan 325 sppl sejak instansi terbentuk. “Sedangkan hingga Juni 2017, sudah 135 SPPL kita terbitkan. Di 2016 sekitar 183 SPPL sedangkan dibawah tahun 2016 justru sedikit diterbitkan,” tambahnya.

Dilanjutkannya, pengawasan terhadap usaha atau kegiatan penghasil limbah ini akan dilakukan secara berkala, dan jika ada temuan masih ada yang belum kantongi izin akan di tegur. “Untuk pengurusan SPPL ini, syaratnya tidak rumit. Dengan dua lembar materai Rp.6000, fotokopi KTP pemohon atau yang bersangkutan kemudian mengisi formulir. “Proresnya tidak lama, bisa ditunggu selesai. Hanya saja, permohonan SPPL tidak diwakilkan, harus yang bersangkutan yang mengurusnya,” tandasnya.(gud)

  • Google+
  • Whatsapp

0 Comments

Leave a Comment

*) Harus diisi

Refleksi